Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Adu Irit dan Performa Honda Brio RS Vs Toyota Agya GR Sport

JAKARTA, KOMPAS.com - Honda Brio RS dan Toyota Agya GR Sport sering dibanding-bandingkan. Termasuk dalam urusan performa hingga efisiensi bahan bakarnya.

Brio RS masih dibekali dengan mesin lamanya. Mesin 1.2 L, SOHC, 4-silinder, 16 katup, i-VTEC, dapat menghasilkan tenaga hingga 88,7 tk pada 6.000 rpm dan torsi 110 Nm pada 4.800 rpm.

Gasnya cukup responsif, meskipun hanya menggunakan mesin 1.200 cc. Saat diajak bermanuver, didukung dengan bodi mobil yang ringkas, membuatnya jadi lincah.

Untuk konsumsi bahan bakar minyak (BBM), redaksi Kompas.com mengujinya untuk dalam kota dan luar kota. Untuk dalam kota, menggunakan rute kombinasi antara jalan biasa dengan jalan tol dalam kota. Kondisi lalu lintas juga beragam, antara macet dan lancar.

Untuk konsumsi BBM dalam kota, Brio RS facelift tercatat menghasilkan 16,6 kilometer per liter. Angka tersebut didapat setelah mobil menempuh jarak hingga 60 Km.

Konsumsi BBM Brio RS facelift didapat dengan catatan ada bobot tambahan, yakni satu pengendara dengan bobot 60 kg. Kemudian, jenis bahan bakar yang digunakan adalah Pertamax.

Sementara untuk Agya GR Sport, mesinnya juga tidak mengalami perubahan. Toyota masih mengandalkan mesin berkode WA-VE dengan kapasitas 1.200 cc dan 3-silinder.

Mesinnya serupa dengan yang digunakan pada Raize 1.2 L non turbo. Tenaga yang dihasilkan mencapai 86,7 tk pada 6.600 rpm dan torsi 112,9 Nm pada 4.500 rpm.

Namun, Agya GR Sport didukung dengan tuning pada beberapa komponen. Pada power steering dibekali dengan power motor yang lebih tinggi sampai steering gear dengan gear ratio yang lebih rendah.

Maka itu, tak heran bila handling yang dihasilkan saat diajak bermanuver patut diacungi jempol, termasuk saat melakukan u-turn. Kemudinya tidak hanya terasa presisi, respons yang dihasilkan juga cukup baik berkat tambahan pengaturan pada bagian kaki-kaki dengan mengaplikasi shock absorber serta coil spring yang lebih rigid.

Bicara soal tenaga, putaran bawahnya terkesan biasa, bahkan masih ada efek lag. Namun demikian masih cukup responsif untuk sebuah mobil kota. Tapi, secara keseluruhan bisa dibilang masih mirip dengan Agya versi LCGC. Sedikit membutuhkan waktu untuk bagi Agya GR Sport untuk menyentuh kecepatan 100 Kpj.

Adanya paddle shift juga memberikan nilai tambah yang cukup baik. Selain mendongkrak aura sporty, bisa juga menghasilkan efek berkendara yang menyenangkan.

Soal konsumsi BBM, Agya GR Sport dapat menghasilkan 16,2 kilometer per liter, untuk rute dalam kota. Hasil tersebut didapat dengan tim redaksi yang memiliki bobot 67 Kg.

Jika dibandingkan untuk urusan performa, Agya GR Sport nampaknya memiliki beberapa keunggulan. Sementara konsumsi BBM, sedikit lebih irit Brio RS.

Tapi, hasil konsumsi BBM juga bisa diperdebatkan. Sebab, rute pengetesan berbeda, pengendara dan juga gaya berkendaranya berbeda. Banyak faktor yang dapat membuat hasil konsumsi BBM berbeda-beda.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/07/20/100200215/adu-irit-dan-performa-honda-brio-rs-vs-toyota-agya-gr-sport

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke