Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Face Recognition Diklaim Bisa Bantu Masyarakat Bikin SIM

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian terus mempersempit ruang gerak calo ketika membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). Salah satu caranya yaitu rencana menggunakan teknologi face recognition alias pengenalan wajah.

Sebelumnya, Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya akan memperluas Satpas SIM Prototype yang sudah menggunakan teknologi face recognition dalam membuat dan memperpanjang SIM.

“Teknologi yang ada di Satpas Prototype itu untuk menghindari hal-hal seperti Pungutan Liar (Pungli) dalam melayani masyarakat, serta aplikasi SINAR yang memudahkan masyarakat dalam perpanjangan SIM dengan tidak lagi datang ke kantor Satpas,” ujar Yusri, belum lama ini.

Kanit Regident Satpas SIM Polres Metro Bekasi AKP Evo Rudi Laksono, mengatakan, saat ini pihak Satpas SIM termasuk Satpas SIM Polres Metro Bekasi masih menunggu petunjuk dan arahan (Jukrah) mengenai face recognition.

"Belum itu perlu telahan staf, sistem dan aturan yang dibuat pimpinan kami pasti untuk memudahkan. Banyak sekarang fasilitas online yang sangat memudahkan," kata Rudi yang ditemui di Cikarang, Bekasi, Selasa (27/6/2023).

"Perpol baru jukrah dulu, sistemnya bermain seperti apa kita juga harus melihat sisi tadi," ujar Rudi.

Rudi menyebut, face recognition merupakan salah satu inovasi yang dilakukan oleh kepolisian untuk mempermudah masyarakat membuat SIM.

 

"Face recognition mungkin karena kemarin termasuk sukses di acara G20 Bali, kemudian itu dijadikan modul rencana nanti akan pakai seperti itu," ujar Rudi.

"Ketika itu jalan terkait dengan fasilitas dan anggaran yang harus diajukan. Berapa Satpas dan berapa unit yang harus disiapkan, jadi memang ke depan ada face recognition. Ke depan Polri berupaya semakin memudahkan maysarakat melakukan pembuatan SIM. Kami berharap bisa terlaksana, dan pimpinan kami mengupayakan yang terbaik," kata dia.

Rudi mengatakan, pada penerapannya teknologi ini punya beberapa keunggulan. Sebab face recognition dapat membaca wajah pemohon SIM, dilanjutkan dengan menekan sidik jari, sehingga mengurangi adanya penyalahgunaan wewenang.

"Betul face recognition ini bisa menghindari calo, dan masyarakat ini jadi lebih mudah, cuma masuk memperlihatkan muka data base-nya langsung keluar. Cuma pemenuhan data base ini harus disiapkan," ujar Rudi.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/06/28/110200615/face-recognition-diklaim-bisa-bantu-masyarakat-bikin-sim-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke