Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Video Viral Bengkel di Sentul Getok Harga, Biaya Servis sampai Rp 2,7 Juta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus pengguna motor merasa diperas saat servis di bengkel pinggir jalan viral di media sosial. Curhat tersebut diunggah dalam bentuk video oleh akun Tiktok Viral.

Pada video tersebut, disebut kalau pemilik motor asalnya cuma mau ganti oli sebelum motornya mau dibawa jalan-jalan. Sebelum diservis, ditulis kalau pemilik merasa motornya tersendat-sendat.

"Setiap ke bengkel dibenerin dikit enak bisa jalan lagi. Ini saya kejebak di bengkel yang menurut saya sih sudah termasuk kriminal (pemerasan) dan sudah banyak korban juga," tulis di keterangan video, dikutip Kompas.com, Senin (1/5/2023).

Menurut keterangan, motor sempat macet-macet, pas dicek bisa jadi karena oli. Kemudian, disebutkan juga kalau dua bulan sebelumnya mengisi oli diduga kurang bagus, jadi sampai menggumpal.

Cuma mekanik di bengkel tersebut langsung ambil tindakan untuk turun mesin, mencoba mengakali masalah. Pemilik merasa tidak terima saat motornya dibongkar dan saat ke kasir diberi tagihan sebesar Rp 2,7 juta.

Akhirnya, pemilik minta motornya dipasang kembali, minta diganti seadanya saja selama motor bisa jalan. Tapi tetap ditagih uang sebanyak Rp 450.000 saat dipasang lagi mesinnya.

Pada video juga diperlihatkan motor masih belum utuh, mesin masih terpisah dari bodi dan diangkut pakai pikap. Selain itu, ditunjukan juga berbagai keluhan orang lain yang ditulis ke review bengkel di Google.

Keluhannya antara lain harga suku cadang dan jasa terlampau mahal. Apesnya lagi, banyak yang merasa setelah di servis tidak ada perubahan, jadi sama saja seperti tidak ada yang diperbaiki.

Pemilik Bengkel Jaya Motor di Cikupa Tangerang Sumantri Tanuwijaya memberi tanggapan soal video tersebut. Menurutnya tidak semestinya bengkel berlaku seperti itu, niatnya tidak tulus.

"Saya buka bengkel untuk mencari rezeki, membuka lapangan pekerjaan dan cari pelanggan setia. Mekanik saya juga bekerja untuk cari rezeki. Kalau seperti itu kejadiannya, itu namanya luar biasa," ucap pria yang akrab disapa Koh Jaya kepada Kompas.com, Minggu (30/4/2023).

Menurutnya, kalau ada harga yang mahal juga biasanya karena lokasi daerah yang terpencil dan sulit mendapatkan suku cadang. Tapi kalau dilihat di video, lokasinya masih di perkotaan, seharusnya tidak semahal itu.

"Ini si dilihat kaya di kota, harusnya enggak semahal ini," kata Koh Jaya.

Lalu, bengkel yang baik seharusnya mengkonsultasikan apa yang perlu diperbaiki dan tidak. Bukan berarti mekanik asal bongkar dan ganti sampai akhirnya cuma memberi bon dengan total biaya yang tidak dibicarakan.

"Harus persetujuan dua pihak tetap (tindakan yang dilakukan)," ucapnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/05/01/131525015/video-viral-bengkel-di-sentul-getok-harga-biaya-servis-sampai-rp-27-juta

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke