Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Idle Mesin Agya dan Ayla Bermasalah, Apa yang Perlu Diperbaiki?

SEMARANG, KOMPAS.com - Mobil low cost green car atau LCGC seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla banyak dijadikan pilihan bagi masyarakat Indonesia. 

Kedua mobil kembar tersebut harganya relatif murah dan irit bahan bakar, serta biaya perawatan yang terjangkau. 

Namun, ada beberapa kerusakan yang sering dikeluhkan kosumen, yaitu mesin bergetar dan idle tidak stabil. Bahkan gejala yang ditimbulkan mesin terasa hampir mati sendiri. Lantas apa yang terjadi? 

Kepala Bengkel Astra Daihatsu Majapahit Semarang Sapto Pamungkas mengatakan, ada dua kemungkinan yang menjadi penyebab kerusakan. Pertama, komponen pengapian seperti busi kotor atau kadaluarsa. Kedua, komponen kelistrikan dan sensor pada mesin yang bermasalah. 

"Busi kotor bisa brebet, mesin seperti tidak stabil di masing-masing cylinder. Kalau sensor,  yang sering membuat mesin tidak stabil itu koil dan throttle body. Keduanya digunakan untuk mengatur pasokan tekanan udara dan api untuk ruang bakar mesin," kata Sapto. 

Gejala paling sering dikeluhkan saat kedua komponen tersebut bermasalah adalah mesin bergetar, tenaga ngedrop, dan mesin sulit menyala saat pertama kali dihidupkan. 

Masalah yang terjadi kemungkinan besar bertambah parah. Menurut Sapto, pengaruhnya akan begitu terasa terutama untuk konsumsi bahan bakar. 

"Tenaga mesin ngedrop. Dan itu tarikan (akselerasi) menjadi berat dan di tanjakan sering kehabisan nafas. Bahan bakar harian terasa sekali perbedaannya, boros. Mesin sehat kan seharusnya campuran BBM dan udara seimbang," tambahnya. 

"Kalau busi itu karena kerak yang menumpuk. Faktornya BBM pakai oktan rendah. Throttle body yang kotor juga sering membuat idle naik turun, enggak stabil," ucap Sapto. 

Apabila mengalami masalah tersebut otomatis mesin susah dinyalakan, dan saat digunakan berkendara membuat tenaga tidak responsif. 

Sapto menjelaskan, mesin yang sehat berarti tiga komponen utama, yaitu pengapian, bahan bakar, dan udara kondisinya wajib terawat. 

"Standar servis berkala di bengkel resmi kan ada perawatan ketiga komponen utama mesin. Masing-masing digunakan untuk mengatur ritme di ruang bakar," ucapnya. 

Kepala Bengkel Nasmoco Kaligawe Semarang Mohammad Syafruddin mengatakan hal yang sama. Menurutnya, perawatan mesin digunakan untuk kenyamanan dan menjaga usia masing-masing komponen untuk jangka panjang. 

"Mesin itu menentukan performa keseluruhan kendaraan. Medan apapun. Perawatan rutin juga bermanfaat untuk penggunaan harian, istilahnya mengurangi biaya perbaikan yang mahal," tutur Syafruddin. 

https://otomotif.kompas.com/read/2023/01/20/064200415/idle-mesin-agya-dan-ayla-bermasalah-apa-yang-perlu-diperbaiki-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke