Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Cerita Kijang Kapsul Impian Modifikasi Jadi Tampan

Bahkan hingga kini, mobil berjulukan Kijang Kapsul ini masih menjadi pilihan banyak orang sebagai opsi untuk mobil keluarga.

Meski bisa dibilang sudah ketinggalan zaman, para pecinta Kijang Kapsul tak kehabisan akal untuk tetap membuat tampilan mobil ini tetap tampan dan modern. Seperti misalnya yang dilakukan oleh pria bernama Nasa Abian.

Pria asal Tasikmalaya ini sejak awal mengaku begitu jatuh hati dengan Kijang Kapsul lawas milik rekan orang tuanya. Ia bahkan rela menukar Mercedes-Benz W210 untuk mendapat mobil impiannya itu.

“Sedikit cerita pas saya masih kecil mobil ini punya teman orang tua saya di Tasik dan termasuk mobil ‘kalcer’ ditasik pada jamannya dengan plat nomor Z 44 LL. Saya pun salah satu pengagumnya,” ucap Nasa saat dihubungi Kompas.com, Senin (17/10/2022).

Nasa melanjutkan, beberapa tahun kemudian, mobil Kijang itu berpindah tangan dan dijual ke rekan orang tua Nasa yang berada di Sumedang.

“Beberapa tahun kemudian pas saya sudah lulus SMA mobil ini dijual, kebetulan saya punya mobil Mercy W210 yang akan saya jual juga, suatu saat saya mendapatkan info bahwa Kijang tersebut mau dijual lagi, akhirnya kita ketemuan dan bernegosiasi dengan hasil tukar tambah Kijang tersebut dengan Mercy saya,” kata dia.

Pada tahun 2020, Kijang impian Nasa akhirnya resmi menjadi miliknya, dengan pelat nomor yang sama yaitu Z 44 LL.

Selang setahun, ia pun mulai membangun kembali Kijang Kapsul itu. Sayangnya, bersamaan dengan itu, pelat nomor kendaraan Z 44 LL harus diganti oleh Nasa lantaran masa berlakunya yang sudah habis.

Kijang LGX bermesin diesel lansiran 2002 sedikit demi sedikit dimodifikasi oleh Nasa agar terlihat lebih modern namun tetap mengusung era 90-an.

“Untuk aliran mungkin lebih ke aliran mobil 90-an aja cuma buat lucu lucuan aja biar mobil enak dilihat dan masih nyaman dipakai harian dalam kota ataupun keluar kota,” kaya dia.

Pada bagian eksterior, Nasa melakukan full restorasi dan mengubah warna cat mobil menjadi avocado green.

Bagian lampu utama, Nasa menyematkan rear sidemaker Stanley, rear foglamp, antena otomatis di fender, hidden washerlamp OEM BMW, serta wiper lamp OEM Mercy W124.

Kemudian pasang pelat bingkai USDM di bagian depan dan frame plate Mooneyes pada bagian belakang. Nasa juga memasang cross bar dari merek Thule plus rack bike carrier lengkap dengan roof box dari merek Hapro.

Pada kaca spion juga sudah diganti menggunakan Nissan Silvia retract, ditambah dengan moonroof OEM Kia Carnival, sehingga tampilannya terlihat lebih mewah.

Selanjutnya pada bagian kaki-kaki juga tak luput dari ubahan. Nasa melakukan teknik Naik Baut untuk merubah PCD, menjadi 5x114 plus adaptor dengan tebal sekitar 4cm.

“Pelek saya pake OEM BMW E38 R16 lebar 7,5 inci ET 20-an dengan ban ukuran 195/50/R16. Lips peleknya di polish, kemudian saya coak sasis belakang ganti shock depan belakang pake Hijet 55 sama Katana plus kita under axle,” kata Nasa.

Sementara pada bagian interior, Nasa mengganti jok depan dengan Recaro LS-B Lemans atau banyak disebut Recaro jaring, dan meretrim semua interior dengan synthetic leather kombinasi suede.

“Untuk dasbor saya repaint, doortrim custom ke Kijang 2003. Setir juga saya ganti BBS 4spoke plus shift knob-nya BBS. Speedometer saya tambahin indiglow dari merek Nippon Racing, spion tengah diganti pakai Wink mirror 5 panel merek Rally. Saya juga pasang Brake Lamp Hella tiang,” kata dia.

Kemudian untuk audio, Nasa menggunakan subwoofer dari rockford P1, speaker 3way VOX AMT-3, headunit dari Pioneer double din plus processor Venom Pandora dan custom box audio wood panel.

Pada sektor mesin, Nasa mengaku belum melakukan ubahan alias masih standar pabrikan, hanya saja ia menambah ekstra fan, dan pasang hood damper atau hidrolik di kap mesin.

Adapun proses modifikasi yang dilakukan oleh Nasa memakan waktu 2 bulan dengan menghabiskan dana sekitar Rp 70 jutaan.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/10/18/090200015/cerita-kijang-kapsul-impian-modifikasi-jadi-tampan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke