Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ketahui 3 Titik Rawan Bocor pada Sistem Pendinginan Mesin Mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem pendinginan mesin merupakan bagian penting pada kendaraan. Saking pentingnya, pengendara perlu memastikan level serta suhu air radiator setiap saat selama berkendara.

Maka dari itu di kotak speedometer tertera parameter suhu mesin. Sebab ketika suhu naik melebihi batas wajar, dan mobil terus dijalankan maka mesin bisa mengalami kerusakan fatal.

Salah satu faktor yang membuat suhu air radiator melebihi batas adalah air pendingin yang kurang. Sehingga dengan sisa air tersebut mesin tidak mampu didinginkan. Maka dari itu volume air radiator perlu selalu diperiksa.

Jika air radiator kurang, selain menambah air radiator, pemilik kendaraan juga perlu memeriksa kebocoran ke bengkel sesegera mungkin.

Foreman Nissan Bintaro, Ibrohim mengatakan, kebocoran air radiator bisa diperiksa pada titik-titik rawan bocor, yang mana cara itu merupakan cara singkat pada pertolongan awal.

“Yang sering kan di water pump, sambungan selang, dan radiator,” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, Jumat (10/6/2022)

Pengecekan ini berupa pemeriksaan secara visual, apakah di area tersebut ada tanda-tanda kebocoran seperti air berwarna merah atau hijau, menyesuaikan warna air radiator yang diaplikasikan pada mobil tersebut.

Jika memang ada kebocoran, biasanya akan meninggalkan jejak berupa kerak berwarna merah atau hijau. Bisa di dinding blok mesin, di ujung-ujung selang radiator atau di area radiator mulai dari cover radiator hingga kisi-kisinya.

Cara tersebut memang terkesan sederhana, tapi banyak digunakan oleh montir-montir pinggir jalan.

Jika memang menginginkan pengecekan secara profesional dengan menggunakan radiator tester maka sebaiknya mendatangi bengkel resmi atau bengkel kepercayaan yang sudah memiliki peralatan lengkap.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/06/11/162200715/ketahui-3-titik-rawan-bocor-pada-sistem-pendinginan-mesin-mobil

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke