Salin Artikel

Cerita Rossi Sempat Hampir Gagal Pindah ke Yamaha pada 2004

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski sudah pensiun perjalanan karier Valentino Rossi tetap menarik buat disimak. Rossi merupakan legenda MotoGP dan juga legenda di Yamaha.

Tak sedikit kisah menarik dari perjalanan karier The Doctor, salah satunya tentang awal mula kepindahannya dari Honda ke Yamaha pada 2004.

Davide Brivio, Mantan Manager Tim Yamaha, orang yang memainkan peran penting dibalik transfer Rossi dari Honda ke Yamaha, mengatakan, awalnya Yamaha ragu pada Rossi.

Brivio Mantan Manager Suzuki yang sekarang berada di F1 mengatakan, negosiasi Rossi dari Honda ke Yamaha cukup sulit, dan tidak semua orang di Yamaha yakin dengan keputusan itu.

“Awalnya Yamaha tidak mau merekrut Valentino. Ada orang yang percaya bahwa jika dia menang, semua orang akan berpikir bahwa itu karena kemampuannya, tetapi jika kalah, maka itu salah motornya," kata Brivo dikutip dari Tuttomotoriweb, Senin (20/12/2021).

"Namun pada bulan Juni 2003 Masao Furusawa menjadi pemimpin proyek dan meyakinkan presiden Yamaha untuk mempekerjakannya," kata Brivio.

Sisanya kemudian jadi sejarah. Pada 2004 Rossi berhasil merebut gelar juara dunia, dan membawa trofi kembali buat Yamaha setelah puasa gelar 12 tahun.

Rossi kemudian bertahan selama tujuh musim bersama Yamaha sebelum pindah mengendarai Ducati pada 2011. Rossi hanya dua musim di Ducati dan kembali ke Yamaha 2013.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/12/20/094200315/cerita-rossi-sempat-hampir-gagal-pindah-ke-yamaha-pada-2004

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.