Salin Artikel

Kata Toyota soal Spekulasi Raize 1.2L untuk Tangani Inden Versi Turbo

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan Raize bermensin konvensional 1.200 cc. Jadwal ini lebih cepat dari yang seharunya pada awal semester kedua 2021.

Hal ini mendatangkan beberapa spekulasi, pertama apakah peluncuran Raize 1.2L sengaja dilakukan lantaran memanfaatkan momen perpanjangan PPnBM 100 persen, dan yang kedua untuk memecah konsentrasi inden panjang pada varian 1.000 cc Turbo.

Menanggapi hal ini, Direktur Pemasaran PT TAM Anton Jimmi Suwandy mengatakan, peluncuran Raize 1.2L dipercepat untuk menjawab keinginan konsumen yang sudah banyak menanyakan soal kehadiran kembaran Rocky dengan kapasitas mesin lebih besar.

"Kenapa dimajukan, karena banyak sekali pertanyaan konsumen baik dari Jawa dan luar Jawa, untuk membeli atau mendapatkan varian yang lebih terjangkau dengan kapasitas 1.200 cc," ucap Anton dalam sesi konferensi pers virtual, Kamis (17/6/2021).

"Kita cek dari produksinya juga sudah siap, jadi tidak ada salahnya kita sedikit memajukan (peluncuran) Raize 1.2L, tapi tidak terlalu cepat juga," kata dia.

Terkait soal mengatasi antrean panjang pemesanan Raize, Anton menjelasakan peluncuran versi mesin konvensional dengan kubikasi yang lebih besar, tidak secara langsung mengarah ke sana, tapi lebih untuk memberikan pilihan bagi konsumen.

Karena bila menyangkut masalah inden panjang, menurut Anton solusi penanganan akan langsung terkait masalah peningkatan pada sisi produksi Raize.

"Soal inden panjang solusinya kita meningkatkan produksi khususnya pada Juni dan Juli yang memang peningkatan produksinya cukup lumayan, termasuk untuk tipe TSS yang dikabarkan (inden) lama sekali sekarang bisa lebih cepat indennya," ujar Anton.

"Dengan demikian, mudah-mudahan hal tersebut sedikit banyak bisa memenuhi kebutuhan konsumen. Meskipun tidak bisa 100 persen, tapi paling tidak bisa memajukan inden ke rata-rata 2-2,5 bulan," katanya.

Sekadar informasi, Toyota resmi membuka keran pemesanan Raize 1.2L dengan harga yang mengikuti skema PPnBM 100 persen. Varian termurahnya dengan transmisi manual dipasarkan Rp 202 jutaan, sementara versi tertinggi dengan transmisi CVT sebesar Rp 215 jutaan.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/06/17/153100615/kata-toyota-soal-spekulasi-raize-1.2l-untuk-tangani-inden-versi-turbo

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.