Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Terapkan Transaksi Terintegrasi, Ini Tarif dan Aturan di Tol Kunciran-Serpong

JAKARTA, KOMPAS.com - Selesai diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), PT Marga Trans Nusantara (MTN) selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, akan melakukan perubahan sistem transaksi pada Jalan Tol Serpong-Cinere Ruas Serpong-Pamulang dan Jalan Tol Cengkareang-Batuceper-Kunciran.

Direktur Utama PT MTN Truly Nawangsasi mengatakan, Jalan Tol Kunciran-Serpong yang lebih dulu beroperasi sejak 2019, semula menggunakan Sistem Transaksi Terbuka Proporsional akan berubah menjadi Sistem Transaksi Tertutup Terintegrasi.

Perbedaan dari kedua sistem ini dapat terlihat pada cara pengguna jalan dalam melakukan transaksi (tapping). Bila pada sistem terbuka pengguna hanya satu kali melakukan tapping di gerbang tol masuk, untuk sistem tertutup pengguna akan melakukan tapping dua kali di gerbang masuk dan keluar.

"Tapping pertama dilakukan untuk mendapatkan data asal gerbang masuk dan golongan kendaraan pengguna jalan yang akan terekam di dalam uang elektronik (saldo tidak terpotong)," ujar Truly dalam keterangan resminya, Jumat (3/4/2021).

"Sementara tapping kedua dilakukan di gerbang tol keluar, dengan melakukan tapping uang elektronik yang sama untuk membayar tarif sesuai dengan data gerbang tol masuk (saldo terpotong)," kata dia.

Namun demikian, Truly menjelaskan khusus untuk Gerbang Tol (GT) Kunciran 3 dan GT Serpong 2 yang teringrasi dengan Jalan Tol-Tangerang dan Jalan Tol Serpong-Pondok Aren, pengguna melakukan transaksi tarif ruas integrasi sekaligus merekam data gerbang tol masuk. Selanjutnya akan melakukan tapping lagi di gerbang tol keluar.

Melalui perubahan tersebut, PT MTN akan mengoperasikan GT Parigi dan GT Jelupang yang berada di Simpang Susun (SS) Parigi. Untuk pengguna jalan arah Bintaro dan arah Jelupang yang sebelumnya tidak melakukan transaksi di gerbang tol tersebut, maka sekarang harus melakukan tapping uang elektronik.

"Pengguna jalan yang masuk Jalan Tol Kunciran-Serpong melalui GT Parigi dan GT Jelupang, harus melakukan tapping pertama untuk merekam data dan akan melakukan tapping pembayaran tol di gerbang tol keluar. Sementara pengguna jalan yang akan keluar melalui GT Parigi dan GT Jelupang akan melakukan tapping pembayaran tol di gerbang tersebut sesuai dengan asal tujuan masing-masing," ucap Truly.

Hadirnya kedua jalan tol baru yang masuk bagian dari JORR II tersebut membuat penggua jalan tol dari Pamulang, Serpong, serta sekitarnya dapat mengakses menuju Bandara Soekarno-Hatta secara menerus. Kedua tol baru tersebut juga masih beroperasi tanpa tarif selama masa sosialisasi dua pekan.

Karena itu, perjalanan menerus dari Pamulang menuju Bandara Soekarno-Hatta dan sebaliknya hanya akan dikenakan tarif tol Kunciran-Serpong. Pengguna jalan akan melakukan tapping pertama di GT Pamulang Jalan Tol Serpong-Cinere untuk merekam data gerbang tol masuk.

Berikut rinciannya ;

1. Junction Kunciran-Simpang Susun Parigi dan Simpang Susun Parigi-Junction Kunciran:
Gol. I : Rp 12.000,-
Gol. II & III : Rp 18.000,-
Gol. IV & V : Rp 24.000,-

2. Junction Serpong-Simpang Susun Parigi dan Simpang Susun Parigi-Junction Serpong:
Gol. I : Rp 8.000,-
Gol. II & III : Rp12.000,-
Gol. IV & V : Rp15.500,-

Selain itu, Jasa Marga juga mengingatkan kepada pengguna tol agar memperhatikan hal-hal penting pada sistem transaksi tertutup, yakni :

1. Pastikan melakukan transaksi tol dengan kartu yang sama pada GT Masuk dan GT Keluar.
2. Melakukan transaksi asal tujuan yang normal. Denda 2 kali tarif terjauh dikenakan bagi transaksi asal tujuan yang tidak wajar.
3. Memastikan saldo uang elektronik cukup pada GT Masuk dan GT Keluar.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/04/03/125100715/terapkan-transaksi-terintegrasi-ini-tarif-dan-aturan-di-tol-kunciran

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke