Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mobil Sudah Lapis Coating, Apa Masih Perlu Dicuci?

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi pemilik mobil, wajib hukumnya untuk melakukan perawatan pada bodi mobil. Cara yang paling sederhana adalah dengan rajin mencuci kendaran, untuk menjaga kilau pada bodi mobil. Apalagi beberapa hari ini wilayah Jakarta kerap diguyur hujan lebat.

Selama ini masyarakat terutama yang sudah melakukan coating atau melapisi bodi kendaraan dengan cairan khusus, punya anggapan bahwa tidak perlu lagi melakukan perawatan termasuk mencuci mobil atau sepeda motor tersebut.

Padahal anggapan itu salah, karena meskipun bodi mobil sudah dilapisi oleh cairan khusus (coating), tetap harus melakukan perawatan, termasuk cuci. Hanya saja, mencuci kendaraan disarankan tidak menggunakan shampo dengan PH tinggi, bahkan lebih aman cukup dengan air bersih saja.

“Minimal enam bulan sekali datang lagi ke bengkel tersebut untuk memperbaiki coating. Belum lagi, jika mobil kotor harus tetap dicuci tapi jangan asal pakai shampo,” ujar CEO Topcoat Indonesia, Christopher Sebastian, saat dihubungi Kompas.com, Senin (21/9/2020).

Christopher malanjutkan, pemilik mobil yang kendaraannya di coating wajib melakukan perawatan setiap enam bulan sekali. Hal ini bertujuan agar daya tahannya tidak pudar,

Selain itu, setelah mobil aplikasi coating, pemilik dilarang mencuci minimal tiga hari sampai satu pekan. Tetapi, jika terpaksa harus dicuci disarankan untuk tidak menggunakan sabun atau shampo.

“Jika menggunakan sabun atau shampo harus dengan yang kandungan PH-nya rendah, di bawah tujuh itu lebih baik,” tuturnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/09/22/121100115/mobil-sudah-lapis-coating-apa-masih-perlu-dicuci-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke