Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Gaya Balap Quartararo Disebut Mirip Lorenzo

JAKARTA, KOMPAS.com - Manager tim Petronas Yamaha SRT Wilco Zeelenberg mengatakan gaya balap Jorge Lorenzo dan Fabio Quartararo mirip. Itulah alasan Quartararo bisa cepat menguasai Yamaha YZR-M1.

Mantan rider analist di tim pabrikan Yamaha MotoGP dan pebalap Grand Prix era 80'an ini mengatakan, baik Lorenzo dan Quartararo mengusung gaya balap "butter and hammer" atau mentega dan palu.

Wilco mengatakan istilah butter and hammer diciptakan Lorenzo. Butter atau mentega untuk menggambarkan gaya balap yang halus. Adapun hammer atau palu ialah gaya berkendara yang agresif tapi tetap tenang.

"Mentega adalah istilah dari oleh Jorge. Adalah gaya yang mengalir dan cantik, Anda tidak menyadari betapa cepatnya dia melaju, dan Fabio juga pengendara seperti itu," kata Wilco mengutip GPOne, Rabu (2/9/2020).

"Dia (Lorenzo) tidak membuat kesalahan dan itu adalah hal yang sangat penting. Dia bisa memenangkan balapan, tetapi jika dia membuat kesalahan, dia akan marah pada dirinya sendiri dan dia akan menggunakan palu untuk bisa kencang. Itulah yang Fabio lakukan di Jerez," katanya.

Meski gaya balapnya sama tapi tidak untuk individunya. Wilco mengatakan Lorenzo lebih tertutup dan sangat fokus di akhir pekan saat mau balapan, sedangkan Quartararo lebih terbuka dan suka berkumpul.

"Jorge lebih introvert, sangat fokus pada dirinya sendiri, sebaliknya Fabio lebih ekstrovert. Lorenzo punya dunia sendiri. Di luar balapan dia adalah orang yang berbeda, tetapi pada hari jumat, sabtu dan minggu dia fokus pada dirinya sendiri," katanya.

"Quartararo sangat berbeda, dia suka bermain dan bercanda dengan kami, bahkan sebelum balapan," kata Wilco yang pernah menjabat manager tim Lorenzo di pabrikan Yamaha pada 2010.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/09/02/140100115/gaya-balap-quartararo-disebut-mirip-lorenzo

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke