Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mencoba Posisi Berkendara Skutik Retro Royal Alloy GP200S

JAKARTA, KOMPAS.com - Royal Alloy GP200S memiliki desain yang retro. Banyak yang membandingkannya dengan Vespa atau Lambretta. Dengan model seperti itu, posisi berkendara yang ditawarkan juga tak jauh berbeda.

Tinggi joknya tidak keterlaluan, masih aman digunakan untuk orang yang posturnya di bawah 160 cm. Saat menduduki motor ini, posisi berkendaranya cukup santai dan cukup ergonomis.

Posisi tangan dapat menggenggam setang dengan baik. Model handgrip dibuat sedikit cembung di bagian tengah, sesuai dengan genggaman. Posisi saklar juga dapat dijangkau dengan mudah oleh ibu jari.

Namun, ada kekurangan di bagian panel indikator yang sudah cukup informatif ini. Untuk mengganti tampilan ke indikator lainnya, harus menekan tombol yang ada di dalam kompartemen tengah. Sehingga, tidak bisa dilakukan ketika sedang berkendara.

Untuk joknya, Royal Alloy memberikan kulit pembungkus yang terbaik untuk GP200S. Tampilannya sangat premium sekali, karena menggunakan kulit yang lembut dan nyaman. Busa joknya juga tidak terlalu keras, sehingga tidak membuat pengendara cepat pegal.

Dengan dek tengah yang cukup luas, posisi kaki menjadi semakin nyaman karena lebih leluasa. Jika membawa barang-barang pun, posisi kaki masih tidak terganggu.

Ada beberapa pilihan warna yang disediakan oleh Utomocorp selaku importir Royal Alloy, antara lain Matt Bronze, Pearl White, Flame Red, Sherwood Green, Matt Black, dan Midnight Grey.

Royal Alloy GP200S yang sudah mulai dijual tanpa seremoni peluncuran ini dibanderol Rp 95 juta (OTR Jakarta).

https://otomotif.kompas.com/read/2020/07/15/164100615/mencoba-posisi-berkendara-skutik-retro-royal-alloy-gp200s

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke