Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Banyak yang Keliru, Ini Bedanya Spooring dan Balancing

JAKARTA, KOMPAS.com - Ban mobil menjadi komponen mobil yang vital sebab berhubungan langsung dengan permukaan jalan saat melaju. Kestabilan dan kenyamanan saat berkendara amat tergantung dari setelan roda mobil.

Oleh sebab itu, bagian roda dan kaki-kaki perlu diperhatikan lebih dengan melakukan spooring dan balancing.

Pada dasarnya, layanan ini dapat mengembalikan setelan roda seperti semula agar nyaman dikendalikan dalam kecepatan rendah ataupun tinggi.

Kepala Bengkel Auto2000, Cibinong, Deni Adrian, mengatakan, cara mengetahui mobil perlu melakukan spooring adalah dengan mengendarai kecepatan rendah.

“Di sekitar 40 sampai 50 Km per jam (Kpj), kalau setir mobil belok sendiri ke kanan atau ke kiri istilahnya lari sendiri itu perlu dilakukan spooring,” katanya.

Spooring dilakukan saat posisi setir tak sama dengan posisi roda. Makanya posisi roda harus dikembalikan pada posisi idealnya dengan mengatur front wheel alignment.

Deni melanjutkan, proses ini dilakukan dengan menyetel sudut camber dan sudut caster. Sebab saat posisinya melenceng terlalu jauh, mobil jadi lebih sulit untuk dikendalikan.

Sementara itu, ban yang perlu di-balancing dapat diketahui saat mobil berjalan dalam kecepatan tinggi. Misalnya saat kecepatan 100 Kpj ada getaran yang terasa ke dalam kabin.

“Getaran ini biasanya karena antara ban sebelah kanan dan kiri tidak seimbang, dengan mesin balancing dia akan membaca titik mana di bagian roda yang butuh diseimbangkan,” ujar Deni.

Titik tersebut akan ditempel besi atau timah kecil sebagai penyelaras keseimbangan. Setelah ditempeli alat itu bobot roda pun seimbang, sehingga getaran yang timbul bisa hilang atau paling tidak diminimalisir.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/05/27/143100815/banyak-yang-keliru-ini-bedanya-spooring-dan-balancing

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke