Salin Artikel

Polisi Bakal Tindak Kendaraan yang Kebut-kebutan Selama PSBB Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi kebut-kebutan sepeda motor di jalan raya atau Sunday Morning Ride (Sunmori) di masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih sering terjadi.

Lengangnya kondisi jalanan di perkotaan DKI Jakarta seolah menjadi kesempatan bagi para pencinta kendaraan roda dua untuk menyalurkan hobinya berkendara dengan kecepatan tinggi.

Padahal, melaju dengan kecepatan tinggi di jalan perkotaan yang lengang dinilai justru lebih berbahaya dibandingkan saat lalu lintas dalam kondisi normal.

Guna mengantisipasi aksi berbahaya para oknum tersebut maka jajaran Polda Metro Jaya akan melakukan pengawasan di beberapa titik atau ruas jalan di DKI Jakarta.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembagian wilayah dengan Polres-polres terkait pengawasan aksi kebut-kebutan di jalan raya ini.

“Yang kebut-kebutan akan kami tindak, kami sudah melakukan mapping titik-titiknya untuk teknisnya ada di tiap Polres,” kata Sambodo saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

Sambodo menuturkan, dari hasil pemetaan tersebut ada beberapa wilayah yang memang selama ini menjadi lokasi yang sering digunakan sebagai ajang adu kecepatan para pencinta kuda besi tersebut.

Akan tetapi, Sambodo tidak menyebutkan di mana saja titik-titik pengawasan Sunmori tersebut.

“Kami sudah lakukan pembagian untuk daerah pengawasannya dan petugas akan disiagakan di situ,” ucapnya.

Pihaknya pun tidak akan memberikan kelonggaran bagi para pelaku kebut-kebutan di jalan raya terlebih dalam kondisi yang masih pemberlakuan PSBB.

Selama ini sudah banyak para pengendara sepeda motor yang ditindak lantaran tertangkap tangan melakukan kebut-kebutan di jalan raya.

“Berkendara di jalan perkotaan itu maksimal hanya 40 kilometer per jam, ya kalau kebut-kebutan (kecepatan) rata-rata di atas itu, jelas melanggar akan kami tindak,” tuturnya.

Selain itu, Sambodo penindakan tidak hanya diterapkan pada pengendara yang kebut-kebutan.

Tetapi juga mereka yang memasang knalpot kendaraannya tidak standar atau menggunakan knalpot wor atau racing.

“Yang pakai knalpot tidak standar pun juga akan kami tindak,” ucapnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/05/10/070200815/polisi-bakal-tindak-kendaraan-yang-kebut-kebutan-selama-psbb-jakarta

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.