Salin Artikel

Ketahui Kelemahan Sokbreker Rekondisi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sokbreker merupakan komponen yang punya fungsi penting pada sepeda motor. Namun demikian, sebagian orang memilih untuk memperbaikinya ketika komponen ini rusak.

Harga sokbreker cukup variatif, dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Maka itu, sebagian orang lebih memilih untuk memperbaikinya dibandingkan membeli yang baru.

Sokbreker yang rusak atau performanya sudah tidak optimal memang dapat diservis. Namun, ada satu hal yang perlu diketahui, yakni ketahanannya.

Sokbreker bocor yang kemudian diservis tidak akan bertahan lama jika memang kondisinya sudah parah.

Kelvin, pemilik bengkel spesialis peredam kejut, Kelvin PJRT di Bandung, Jawa Barat, mengatakan, sobreker yang diservis akan mudah bocor kembali jika kondisi as suspensinya sudah jelek.

"Kalau hanya sil saja dan asnya masih bagus bisa awet. Tapi kalau as-ya memang sudah jelek tidak jamin. Jadi walau sudah ganti seal juga tidak jamin awet," kata Kelvin, saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Kevin mengatakan, kondisi as jelek biasanya karena saat bocor tidak langsung ganti seal, tapi dibiarkan sehingga as jadi baret atau lecet. Baretnya pun bisa karena banyak hal, baik itu karena kotoran atau kerikil halus.

"Bisa juga diakalin asnya diamplas lagi dibuat jadi rata lagi. Tapi kalau sudah seperti itu tidak bisa jamin, ada yang awet ada yang tidak. Memang tergantung pemakaian juga sih," ujar Kelvin.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/05/08/184100115/ketahui-kelemahan-sokbreker-rekondisi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.