Salin Artikel

Layanan Kargo, Jadi Pertahanan Terakhir PO Bus Kala Pandemi

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah mencoba membuka kursus menyetir bus, PO Sumber Alam melakukan pertahanan terakhir demi usahanya tetap berjalan menjadi kendaraan niaga angkutan barang. Upaya ini dilakukan demi mempertahankan pemasukan demi napas operasional perusahaan otobus (PO).

Penurunan jumlah pendapatan sudah berlangsung sejak diumumkannya virus corona sebagai kejadian luar biasa (KLB). Lalu semakin parah dengan adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan adanya larangan mudik.

PO bus harus memutar otak agar bisa tetap mendapatkan penghasilan. Anthony Steven Hambali, pemilik PO Sumber Alam, mengatakan, pengiriman dengan bus akan dijalankan kembali mulai minggu depan.

“Kalau kemarin masih ikut bus penumpang kirim barangnya. Senin depan mulai yang khusus untuk bawa barang saja,” ucap Anthony kepada Kompas.com, Kamis (30/4/2020).

Armada yang digunakan sebagai kendaraan untuk mengantar barang yaitu mikrobus dan bus besar. Untuk mikrobus, kursi penumpang bagian belakang dicopot, sehingga ada ruang yang luas untuk membawa barang.

“Untuk bus, tidak dicopot kursinya, nanti barangnya diletakkan di kabin,” kata Anthony.
Tujuan pengantaran barangnya, Anthony mengatakan kalau saat ini hanya melayani Yogyakarta – Jakarta. Untuk letak drop point di Jakarta, hanya di Pondok Ungu dan Ciledug saja.

Nampaknya layanan pengiriman barang ini juga mulai diikuti oleh PO lainnya. Seperti yang dilakukan oleh PO Safari Dharma Raya dan Harapan Jaya. Melalui instagram PO Safari Dhrama Raya, melayani pengiriman paket cepat.

Destinasi pengirimannya meliputi Jakarta, Semarang, Temanggung, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Namun tidak menerima pengiriman berupa makanan, durian, flora dan fauna.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/05/02/030200815/layanan-kargo-jadi-pertahanan-terakhir-po-bus-kala-pandemi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.