Salin Artikel

Di Rumah Aja Sebulan Lebih, Pilih Bahan Cover Mobil yang Tepat

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyebaran virus corona atau Covid-19 yang semakin meluas menyebabkan masyarakat untuk tetap di rumah aja dan tidak bepergian.

Masyarakat yang tidak ke mana-mana berarti mobil yang biasa digunakan sehari-hari, akan diam di garasi. Masa social distancing ini juga makin panjang, dari semula dua, tiga pekan, bahkan sampai lebih dari sebulan.

Mobil yang diam di garasi biasanya akan terkena debu dan tampilannya menjadi kurang enak dilihat. Untuk mengatasinya, mobil bisa di tutup dengan sarung, car cover, atau kerap disebut cover mobil. Namun memilih car cover tidak bisa sembarangan.

Jika menggunakan car cover yang kurang baik kualitasnya, bodi mobil yang menjadi korban. Baret-baret halus bisa muncul pada permukaan cat mobil.

Adanya baret halus pada bodi tentunya sangat tidak menyenangkan bagi pemilik, apalagi yang sangat mempedulikan penampilan mobilnya.

Christopher Sebastian, Presiden Direktur XTO Car Care, mengatakan, selain bisa menyebabkan baret pada bodi, memakai car cover yang kurang baik juga bisa membuat kualitas cat menurun.

“Kalau bisa, cari car cover yang tidak bikin bodi lembab. Karena kalau pakai bahan yang bikin lembab, penguapan kimia dari cat jadi keluar, sehingga pada mobil berwarna putih, biasanya akan timbul bercak-bercak kuning,” ucap Christopher kepada Kompas.com belum lama ini.

Christopher menyarankan agar memilih bahan yang bagus, tebal, dan anti air agar mengurangi kelembapan dari bodi saat ditutup.

Jika pemilik memiliki modal lebih banyak, bisa menggunakan bubble cover. Bubble cover ini bentuknya seperti balon yang melindungi mobil di dalam. Cover seperti ini menggunakan angin yang dihasilkan dari kompresor yang dicolokkan ke listrik.

Chocky, pemilik dari Autodeptsideworks, Meguiars Indraprasta Bogor, mengatakan, semua car cover memiliki kemungkinan untuk membuat bodi baret halus.

“Karena debu biasanya menembus car cover, jadi baret-baret halus pasti ada. Antisipasinya bisa pakai bubble cover, jadi enggak ada debu yang masuk, apalagi baret,” ucap Chocky kepada Kompas.com.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/03/31/090200915/di-rumah-aja-sebulan-lebih-pilih-bahan-cover-mobil-yang-tepat

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.