Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Manfaatkan Nama Bandit yang Sudah Melegenda

JAKARTA, KOMPAS.com - Suzuki Bandit sudah lama dikenal penggemar roda dua sebagai produk motor sport bermesin DOHC empat silinder. Motor yang modelnya pertama kali keluar pada 1989 ini ketika itu menawarkan mesin 250 cc sampai 1.300 cc untuk pecinta motor.

Ketika GSX150 Bandit diperkenalkan, tidak sedikit yang menanyakan mengapa PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menggunakan nama Bandit tersebut.

Departemen Head of Sales and Marketing 2W SIS Yohan Yahya menjelaskan penggunaan nama Bandit untuk mengingatkan motor legendaris milik Suzuki tersebut.

"Bandit kan sudah melegenda. Kami coba mengingatkan, kita memiliki legenda yang terkenal di seluruh dunia. GSX150 Bandit semua mengetahui perfoma yang baik oleh karena itu mengabungkan legenda Bandit dengan performa Suzuki," ucap Yohan saat ditemui beberapa waktu lalu.

Yohan mengungkapkan, saat ini konsumen memilih sepeda motor tidak hanya memperhatikan motor sebagai alat transportasi. Sisi pemenuhan kebutuhan bersosialiasi antara pengguna dan aktualisasi diri juga diperhatikan oleh konsumen.

Di sisi lain, Yohan mempercayai pasar sepeda motor di Indonesia tengah berkembang untuk beberapa model. Konsumen membeli sepeda motor tidak sekedar membantu mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain tapi sudah berubah, seperti berkumpul bersama komunitas.

"Jadi motor ini memang ditujukan untuk siapapu dengan tujuan apapun," ucap Yohan.
Suzuki GSX150 Bandit dibanderol dengan harga Rp 26 juta. Motor ini mengusung mesin 150 cc yang sama dengan GSX-R dan GSX-S 150.

Motor ini ditawarkan dengan empat pilihan warna yakni Metallic Matte Titanium Silver, Brilliant White Aura Yellow, Stronger Red Titanium Black dan Titanium Black.

https://otomotif.kompas.com/read/2018/10/09/104300115/manfaatkan-nama-bandit-yang-sudah-melegenda

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke