Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mengapa Xpander Pilih Transmisi Otomatis Konvensional

Baca : Xpander Bisa Dicicil Sampai 10 Tahun!

Menggapi hal ini Departement Head Technical Service Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Boediarto, menjelaskan, transmisi tersebut sudah cukup untuk Xpander.

"Alasannya memang cukup, kalau mau yang delapan kita ada di Pajero Sport yang lebih advance. Tapi gini, tidak semua konsumen juga suka dengan CVT, terutama saat mendengar raungan mesin ketika pedal gas di injak lebih dalam atau saat putaran tinggi," kata Boediarto di GIIAS, ICE, BSD, Tangerang, Rabu (16/8/2017).

Baca : Jawaban Xpander untuk Pilihan Penggerak Roda Depan

Lebih lanjut Boediarto menjelaskan, tetap ada poin plus dan minus antara kedua sistem transmisi tersebut. Tinggal masalah pertimbangan sudah dibutuhkan atau tidak, sedangkan untuk klaim lebih irit karena bisa mencapai kecepatan pada putaran rendah, hal ini balik lagi ke prilaku pengguna kendaraaan.

Meski demikian, Boediarto tidak menampik bila mungkin nanti pengembangan Xpander juga akan ke arah CVT. Untuk saat ini, MMKSI lebih melihat dari nilai permintaan dan kemudahan konsumen sendiri.

https://otomotif.kompas.com/read/2017/08/18/092200315/mengapa-xpander-pilih-transmisi-otomatis-konvensional

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke