Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Salah Desain Sandaran Kepala, LaFerrari Kena “Recall”

Kompas.com - 25/06/2015, 14:22 WIB
Febri Ardani Saragih

Penulis

Michigan, KompasOtomotif – Ferrari LaFerrari harus ditarik dari peredaran untuk diperbaiki (recall) di Amerika Serikat. Recall dilakukan cuma karena masalah yang mungkin bisa dianggap sepele yakni salah desain sandaran kepala. Ini membuktikan lagi peran penting lembaga keselamatan berkendara independen yang dimiliki negara terkait otomotif. Secuil masalah terdeteksi, manufaktur langsung “dihukum” untuk melindungi konsumen.

Harga jual supercar sampai puluhan miliar rupiah bisa menggambarkan seberapa besar dana riset dan pengembangan berkualitas tinggi untuk menghasilkan mobil terhebat, tapi ternyata spesifikasi belum tentu bisa diterima di semua negara pasar. Desain sandaran kepala LaFerrari masih oke untuk Eropa, tapi regulator National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di AS tidak sependapat.

Diberitakan Autoblog, Selasa (23/6/2015), Ferrari North Amerika Inc (FNA) akan memperbaiki LaFerrari produksi 15 Mei 2014 hingga 4 Maret 2015, prediksinya ada 85 unit yang terlibat di AS dan 11 unit di Kanada. Kampanye itu terkait masalah pada jok penumpang L32 yang dibuat pemasok komponen Lear.

Saat kecelakaan bagian sandaran kepala L32 dikatakan tidak menyerap energi sesuai peraturan yang berlaku, jadi LaFerrari tidak lolos persyaratan Federal Motor Vehicle Safety Standard nomor 202a tentang “Head Restraints”. Saat kecelakaan sandaran kepala diklaim bisa meningkatkan risiko cedera saat kecelakaan.

Penarikan unit akan dimulai pada Juni, semua penggantian tidak dikenakan biaya. Akan ada bagian yang ditambahkan di bagian belakang sandaran kepala. Proses pengerjaan hanya memakan waktu satu jam.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com