Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Adu Kenyamanan Yamaha R25 dan Honda CBR250R

Kompas.com - 02/07/2014, 20:30 WIB
Donny Apriliananda

Penulis

Jakarta, KompasOtomotif – ”Perang dingin” antara Honda dan Yamaha tak hanya berlaku di MotoGP, keduanya tetap saling intai di ranah 250cc versi produksi. Contoh gampangnya, bagaimana PT Astra Honda Motor harus menunggu kemunculan Yamaha R25 untuk menentukan harga jual CBR250R terbaru. Ini dilakukan semata-mata agar punya nilai lebih untuk bersaing.

Persaingan itu menarik minat KompasOtomotif untuk membandingkan keduanya. Beberapa pekan terakhir sudah mulai diulas, mulai dari perbandingan desain sampai rasa R25 dan CBR250R ditunggangi sehari-hari. Kini saatnya membandingkan kenyamanannya secara keseluruhan. Dua-duanya ada kelebihan dan kekurangan.

Posisi duduk
Posisi duduk ada hubungannya dengan kenyamanan. Tapi itu pun relatif, karena banyak juga biker yang merasa nyaman dengan posisi menunduk, atau tak sedikit pula yang suka posisi lebih tegak meski menghilangkan kesan sporty.

Baca juga: Kenakan Pakaian Serba Hitam, Istri Kedua Ray Sahetapy Melayat ke Rumah Duka

R25 memberikan riding position santai. Jok rendah dan lebar, setang tidak jauh dari jangkauan, pijakan kaki tak terlalu racy. Beban tubuh pada sepeda motor sport biasanya terletak pada pergelangan tangan, namun posisi duduk yang cukup nyaman itu membuat berlama-lama di jalan tak terlalu pegal.

Pindah ke CBR250R, posisi menungganggi sepeda motor ini lebih sedikit menunduk, tapi masih bisa mencari posisi nyaman karena jok agak lebar. Posisi mengendarai ini terkesan lebih sporty. Itulah kenapa Honda membekalinya dengan lapisan jok yang tidak licin. Kaki bisa mengapit bodi lebih baik untuk membantu manuver.

”Boncenger”
Permukaan jok belakang R25 tidak terlalu miring ke depan, sehingga posisi boncenger tak terlalu menempel ke depan. Pijakan kaki juga dibuat sedikit lebih rendah agar kaki tidak terkesan ”nangkring”.

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

Sementara posisi boncenger CBR250R lebih menunduk, bahkan cenderung nungging. Kaki lebih nangkring. Buat yang ingin pengendaraan terasa lebih sporty dan seperti naik sepeda motor balap, CBR250R bisa jadi pilihan.

Kenyamanan
Digeber untuk pemakaian sehari-hari sekaligus jarak jauh pada dasarnya dua model ini beda karakter. CBR250R kompak dan pendek, tapi punya ground clearance lebih pendek. Kaki mudah menapak sehingga untuk kondisi macet tak terlalu ribet soal kaki menempel di tanah atau tidak.

Pengendalian terasa lebih sporty. Posisi duduk membungkuk, kaki menukik dan dengkul terasa lebih dekat ke tanah. Jika dikendarai jarak jauh dan dalam kondisi macet, pergelangan tangan akan cepat lelah karena menanggung beban tubuh dan laju kendaraan.

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar, Dedi Mulyadi: Ada yang Nunggak 18 Tahun, Mau Kapan Bayarnya?

Suspensi andalan Honda ini tak seberapa lembut. Hal ini ada kelebihan dan kekurangan. Meski kurang nyaman melaju di jalan bergelombang, tetapi untuk bermanuver lebih stabil.

Sementara R25, dimensinya lebih panjang dan cenderung besar. Meski demikian handling sangat enteng. Ditambah dengan distribusi berat yang diklaim 50:50 antara bagian depan dan belakang, pengendaliannya tergolong lincah.

Tongkrongannya agak tinggi, membuat pengendara dengan tinggi di bawah 170cm harus jinjit sedikit ketika berhenti. Suspensi lembut, akan terasa sangat nyaman jika digunakan sehari-hari. Namun untuk bermanuver harus disetel lebih keras agar tidak ”membuang”.

Konklusi
Seperti yang pernah diklaim Yamaha, R25 adalah sepeda motor yang nyaman digunakan sehari-hari tapi masih mendapatkan nuansa sporty khas superbike. Honda CBR250R berada di tengah, dengan pengendaraan yang lebih terasa seperti naik sepeda motor balap.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Terkini Lainnya

Cegah Terjadinya Pecah Ban, Perhatikan Speed dan Load Index

Cegah Terjadinya Pecah Ban, Perhatikan Speed dan Load Index

Tips N Trik
Berlaku Hari Ini, Catat Waktu Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2025

Berlaku Hari Ini, Catat Waktu Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2025

News
Hemat, Diskon Tarif Tol Arus Balik Trans-Jawa Berlaku Hari Ini

Hemat, Diskon Tarif Tol Arus Balik Trans-Jawa Berlaku Hari Ini

Feature
One Way Arus Balik Lebaran 2025 Berlaku Hari Ini, Catat Jadwalnya!

One Way Arus Balik Lebaran 2025 Berlaku Hari Ini, Catat Jadwalnya!

News
[POPULER OTOMOTIF] Jalur Fungsional Tol Japek II Selatan Dibuka Hari Ini | BYD Nyaris Jual 1 Juta Unit Mobil pada Kuartal 1 2025 | Program Mudik Gratis Naik Bus Sepi Penumpang

[POPULER OTOMOTIF] Jalur Fungsional Tol Japek II Selatan Dibuka Hari Ini | BYD Nyaris Jual 1 Juta Unit Mobil pada Kuartal 1 2025 | Program Mudik Gratis Naik Bus Sepi Penumpang

Feature
Konsisten Podium, Alex Marquez Pimpin Klasemen MotoGP 2025

Konsisten Podium, Alex Marquez Pimpin Klasemen MotoGP 2025

Sport
Update Harga Oli Mesin Skutik April 2025, Federal dan Shell Naik

Update Harga Oli Mesin Skutik April 2025, Federal dan Shell Naik

Feature
Mudik Dengan Kapasitas Kabin Penuh, Jangan Lupa Cek Tekanan Udara Ban

Mudik Dengan Kapasitas Kabin Penuh, Jangan Lupa Cek Tekanan Udara Ban

Tips N Trik
Perkakas Mobil yang Wajib Dibawa Saat Perjalanan Jauh

Perkakas Mobil yang Wajib Dibawa Saat Perjalanan Jauh

Tips N Trik
Arus Mudik 2025 Didominasi Kendaraan ke Arah Tol Trans-Jawa

Arus Mudik 2025 Didominasi Kendaraan ke Arah Tol Trans-Jawa

News
Posisi Transmisi yang Benar Pakai Mobil Matik di Tanjakan

Posisi Transmisi yang Benar Pakai Mobil Matik di Tanjakan

Tips N Trik
Cara Menghindari Overcharging Aki Mobil Saat Perjalanan Jauh

Cara Menghindari Overcharging Aki Mobil Saat Perjalanan Jauh

Tips N Trik
Kecelakaan Pertama Mobil Listrik Xiaomi SU7, Mobil Terbakar Tiga Orang Tewas

Kecelakaan Pertama Mobil Listrik Xiaomi SU7, Mobil Terbakar Tiga Orang Tewas

News
Lalu Lintas Normal, Contraflow di Km 55 Tol Japek Dihentikan

Lalu Lintas Normal, Contraflow di Km 55 Tol Japek Dihentikan

News
Lewat Jalan Layang MBZ Saat Arus Balik, Hati-hati Tabrakan Beruntun

Lewat Jalan Layang MBZ Saat Arus Balik, Hati-hati Tabrakan Beruntun

Tips N Trik
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Houthi Klaim Dapat Kiriman 22 Rudal AS di Sanaa dan Saada
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau