Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Mobil Listrik Lebih Aman Hadapi Banjir

Kompas.com - 21/02/2025, 12:02 WIB
Muh. Ilham Nurul Karim,
Stanly Ravel

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Banyak masyarakat masih khawatir dengan keamanan kendaraan listrik saat menghadapi banjir.

Namun, menurut Mahaendra Gofar, Sustainable Mobility Expert, mobil listrik justru lebih aman dibanding mobil berbahan bakar konvensional.

Hal ini karena sistem kelistrikannya telah dirancang dengan perlindungan khusus untuk menghadapi kondisi ekstrem, termasuk saat terendam air.

Baca juga: Ragam Promo dan Kegiatan Menarik dari Produsen Oli di IIMS 2025

"Mobil listrik umumnya memiliki sertifikasi IP67, yang berarti komponen kelistrikannya tahan terhadap debu total dan dapat bertahan dalam air setinggi satu meter selama 30 menit tanpa mengalami kebocoran," ujar Gofar saat ditemui di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025).

Menurutnya, kendaraan listrik lebih aman saat banjir karena tidak memiliki knalpot, sehingga tidak ada risiko air masuk ke dalam sistem pembakaran seperti pada mobil berbahan bakar bensin atau diesel.

Selain itu, kabel-kabel kelistrikan pada mobil listrik telah dirancang lebih terlindungi dibandingkan kendaraan konvensional.

Baca juga: Dokter di China Keliru Cabut Gigi dan Memasukkannya Kembali secara Paksa

"Sebagian besar kendaraan listrik juga telah menjalani uji , yaitu pengujian ketahanan dalam air dengan ketinggian yang bervariasi tergantung spesifikasinya. Ini memastikan mobil tetap aman meski melewati genangan air," ujarnya.

Gofar mencontohkan peristiwa banjir di Dubai yang memperlihatkan sebuah Porsche Taycan tetap berfungsi meskipun air sudah mencapai kap mesinnya.

Hal ini menunjukkan bahwa baterai mobil listrik telah dirancang kedap air, sehingga tidak langsung bermasalah jika terendam, selama dalam kondisi tidak aktif.

"Memang bagian interior bisa terkena air, tetapi sistem penggerak dan baterainya tetap aman karena sudah dibuat kedap air. Jadi, tidak perlu khawatir saat mencuci mobil listrik, menggunakannya saat hujan, atau bahkan saat menghadapi banjir," katanya.

Menurut Gofar, kekhawatiran masyarakat tentang listrik dan air berasal dari pemahaman dasar bahwa listrik tidak boleh bersentuhan dengan air. Padahal, teknologi kendaraan listrik sudah didesain dengan perlindungan ketat untuk mencegah risiko tersebut.

 Baca juga: Bahas Fitur Hyundai Bluelink di New Creta Prime di IIMS 2025


"Bahkan ada beberapa kendaraan listrik yang dirancang mampu mengapung dan bergerak di air. Ini menunjukkan bagaimana teknologi EV terus berkembang untuk menghadapi berbagai kondisi ekstrem," kata Gofar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
pembodohan publik itu mah. listrik kena air ya kortsleting lah. udah dari dulu. mobil listrik lebih bahaya dari mobil konvensional karena tidak bersuara. pas mundur kalau ada orang langsung ketabrak dan meninggal.😡
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Otomotif

Ini Daftar Mobil Hybrid Terlaris di Indonesia Februari 2025

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Otomotif

Chery Tiggo 8 CSH: Pesaing Toyota Kijang Innova Zenix

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Jurnalis Juwita Diduga Dibunuh Kekasihnya, Oknum TNI AL, Jelang Pernikahan

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Deretan Artis Klarifikasi Usai Namanya Masuk Daftar Boikot

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tren

Indonesia Vs Bahrain Tayang di TV Mana? Berikut Jadwal dan Link Live Streaming-nya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Link Live Streaming Indonesia vs Bahrain di RCTI Malam Ini, Kickoff Pukul 20.45 WIB

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Pendaftaran PINTAR BI Hari Ini Dibuka Pukul 09.00 WIB, Ini Tips War di pintar.bi.go.id

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tren

Penukaran Uang Baru Dibuka Lagi Hari Ini Pukul 9.00 WIB, Klik Pintar.bi.go.id

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Solidaritas Pemain Bajaj Bajuri Kuat, Rieke Diah Pitaloka Pastikan Anak Fanny Fadillah Tetap Sekolah

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Bola

Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Usai Timnas Indonesia Libas Bahrain

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Regional

Pemprov Jateng Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan, Berlaku Mulai 8 April 2025

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Sindir Ariel NOAH soal Perizinan Lagu, Ahmad Dhani: Enggak Usah Sok Kaya

api-1 . POPULAR-INDEX


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kapal Selam Wisata Tenggelam di Laut Merah, 6 Orang Tewas
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau