Royal Enfield Luncurkan Dua Produk Baru di Indonesia - Kompas.com

Royal Enfield Luncurkan Dua Produk Baru di Indonesia

Kompas.com - 06/02/2018, 08:02 WIB
Varian terbaru Royal Enfield Classic 500 Stealth Black dan Classic 350 Gunmetal Grey Istimewa Varian terbaru Royal Enfield Classic 500 Stealth Black dan Classic 350 Gunmetal Grey

Jakarta, KOMPAS.com – Merek Inggris rasa India Royal Enfield rayakan dua tahun eksistensinya di dalam negeri dengan menghadirkan varian terbaru, dari jajaran model andalannya Classic Gunmetal Grey 350cc dan Classic Stealth Black 500cc, Sabtu (3/2/2018).

Punya tampilan dengan hasil warna akhir yang matte, sepeda motor ini disebut punya desain khusus dengan kelengkapan rem cakram depan dan belakang. Ini diklaim menyempurnakan karakternya yang gagah dan responsif dalam bermanuver.

“Kami terus berupaya untuk menghadirkan segala sesuatu yang otentik. Lewat semangat ini, varian Classic Gunmetal Grey dan Stealth Black, rider akan memiliki lebih banyak ruang untuk bercerita,” ujar Rudratej (Rudy) Singh, Presiden Royal Enfield dalam siaran resminya, Senin (5/2/2018).

Baca juga : Royal Enfield Lebarkan Sayap di BSD

Varian terbaru Royal Enfield Classic 500 Stealth Black.Istimewa Varian terbaru Royal Enfield Classic 500 Stealth Black.

Kedua varian terbaru ini dianggap sesuai dengan gaya riders masa kini, mendukung mereka dalam menikmati pengalaman pure motorcycling.  Sebagai pionir di segmen sepeda motor berukuran menengah, Royal Enfield, punya pangsa pasar terbesar di segmen tersebut.

Varian terbaru Royal Enfield ini dipasarkan dengan harga Rp 95.900.000 untuk Classic 500 Stealth Black, sementara Classic 350 Gunmetal Grey dibanderol Rp 79.900.000 on the road (OTR) Jakarta.

Pertama kali diperkenalkan pada 2008, Royal Enfield Classic disebut dirancang khusus sebagai penghormatan bagi gaya retro sepeda motor khas Inggris pada era paska Perang Dunia II. Dilengkapi dengan mesin konstruksi unit (UCE) Royal Enfield 350cc, tubuh Seri Classic punya komponen yang sesuai dengan karakter asli dari sepeda motor Inggris kala itu.


EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X