Rem Suka "Baperan" Selama Musim Hujan - Kompas.com

Rem Suka "Baperan" Selama Musim Hujan

Fachri Fachrudin
Kompas.com - 18/11/2017, 16:22 WIB
Ilustrasi cara mendeteksi kanvas rem mobil.Aditya Maulana, Otomania Ilustrasi cara mendeteksi kanvas rem mobil.
Jakarta, KompasOtomotif - Guyuran air hujan menjadi tantangan tersendiri bagi pemilik mobil. Sebab, ada beberapa bagiankomponen yang suka bawa perasaan (baper) dan butuh perhatian ekstra, yaitu rem.
 
Posisinya pada kaki-kaki membuat rem bersentuhan langsung dengan genangan air akibat hujan. Padahal, besar kemungkinan genangan tersebut mengandung pasir yang dapat menyelip di sela-sela bagian rem. Kemudian, dapat membuat goresan pada piringan cakram.
 
"Ya kan enggak tahu juga pas lewat genangan itu air bersih atau enggak (berpasir)," kata Teknisi General Repair Astrido Toyota Klender, Jakarta Timur, Harvit Dita Lesmana kepada KompasOtomotif, Jumat (16/11/2017).
 
Jika piringan cakram sudah tergores, lanjut dia, pengereman bisa menjadi tidak maksimal ketika mobil digunakan. "Bikin enggak nyaman juga. Jadi, dipedalnya itu seperti mendenyut pas diinjak," kata Harvit.
 
 
Rem mobil matikStanly/Otomania Rem mobil matik
Jika kerusakannya sudah sangat parah, menurut dia, maka piringan cakram tersebut harus diganti. Biaya untuk pergantian suku cadang pun lumayan besar.
 
Ia mengatakan, untuk mengakali masalah itu maka piringan cakram bisa dibubut secara merata. Sehingga, goresannya hilang.
 
Cara ini, kata dia, lebih hemat separuh harga daripada biaya mengganti piringan cakram yang baru. Namun, cara ini juga membuat piringan cakram menjadi lebih tipis. Oleh karena itu, sedianya piringan cakram yang sudah dibubut tidak dipergunakan untuk waktu yang panjang.
 
 
"Dibubut enggak masalah. Dibandingkan beli baru piringan cakram, kan mahal. Makanya, dibubut buat sementara waktu saja," kata Harvit.

PenulisFachri Fachrudin
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM