Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Efisiensi Makin Ketat, Mobil “Ladder Frame” Terancam

Kompas.com - 12/05/2017, 12:14 WIB
Febri Ardani Saragih

Penulis

Jakarta, Otomania.com – Rencana pemerintah menggulirkan program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) semakin kuat. Di samping banyak tanggapan positif, nada kritis pun bermunculan.

Salah satunya dari Johnny Darmawan, Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Dia mengatakan LCEV bakal berdampak negatif buat pabrikan yang memproduksi lokal kendaraan dengan ladder frame.

“LCEV itu kan masalah efisiensi dan karbon, efisiensi mobil (rakitan lokal) kita enggak ada yang lulus semuanya, yang akan lulus monokok. Bukan Toyota saja, Suzuki dan Mitsubishi juga masih ada yang pakai ladder frame,” ucap Johnny, di Jakarta, Sabtu (29/4/2017).

Baca juga: Profil Surya Sahetapy, Putra Ray Sahetapy yang Berprofesi Dosen di Amerika

Menurut Johnny jika LCEV dipaksakan, maka investasi yang selama ini sudah dilakukan bakal mubazir. Rekomendasi dari Johnny, beri waktu buat pabrikan untuk mengubah dari ladder frame ke monokok.

Johnny mengungkap ada merek tertentu yang ingin Indonesia memberlakukan LCEV lebih cepat. Mantan Presiden Direktur Toyota Astra Motor ini bilang semua ucapannya atas kepentingan negara bukan lagi memihak perusahaan. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China hingga Australia Sudah Kecam Tarif AS, Indonesia Masih Bungkam
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau