Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Gaya Ekstrem Marquez Saat Menikung Sulit Disamai

Kompas.com - 01/07/2014, 19:46 WIB
Donny Apriliananda

Penulis

Assen, KompasOtomotif — Mungkin banyak orang bertanya, apa rahasia Marc Marquez bisa sedominan itu pada awal musim balap MotoGP 2014? Faktor sepeda motor sudah pasti memengaruhi, dan Honda tahun ini berada di atas Yamaha. Namun, ada faktor lain yang membuatnya semakin sulit dikejar.

Pertama, kemampuan menikung Marc yang tak bisa disamai pebalap lain. Jika Anda melihat siaran langsung MotoGP, beberapa kali dalam balapan ditampilkan sudut kemiringan ketika menikung (lean angle) para pebalap. Marc Marquez-lah yang paling miring dalam menikung, sampai 62-63 derajat, bahkan pernah dilakukan pada kecepatan 183 kpj.

Dengan cara ini, Marc bisa menutup kekurangan Honda ketika melibas tikungan. Seperti yang sudah KompasOtomotif bahas, selama ini keunggulan Yamaha dibandingkan Honda adalah cepatnya keluar dari tikungan (cornering speed). Jika ditambah dengan performa pengereman yang bagus jelang tikungan, area menikung akan dikuasai.

Kemampuan "rebah" Marc memberikan efek pengambilan racing line yang menguntungkan. Dengan begitu, sang juara dunia termuda akan dengan mudah "mengambil" pebalap lain di tikungan dengan posisi sudut yang lebih dalam. Sekuat apa pun Yamaha memperbaiki sisi late braking, kemampuan menikung yang unik dari Marquez masih lebih diunggulkan.

Mental
Faktor kedua adalah mental dan keberanian Marc. Saat dirinya mengalami cedera pergelangan tangan dan seusai menjalani operasi, dia malah memutuskan untuk tetap berlaga pada balapan selanjutnya. Valentino Rossi sampai berujar bahwa semangat Marquez sangat tinggi.

"Dia mempunyai keberanian (nyali) luar biasa. Beberapa kali kami balapan bersama dan risiko tinggi dilahapnya. Marc seperti anak kecil yang akan senang dengan setiap kemenangan. Dia sangat haus kemenangan dan akan merebutnya tanpa beban," ujar Rossi dalam satu kesempatan.

Saat ini, hanya kemampuan mesin dan faktor keberuntungan yang dianggap bisa mengalahkan Marquez di seri-seri selanjutnya. Kekhawatiran para fans MotoGP menyaksikan balapan yang tak lagi seru mungkin akan terjadi, mengingat Marquez masih sangat dominan dan belum ada tanda-tanda kompetitor mampu menerkam.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Terkini Lainnya

Arus Balik dari Surabaya ke Jakarta, Saldo E-Toll Minimal Rp 1 Juta

Arus Balik dari Surabaya ke Jakarta, Saldo E-Toll Minimal Rp 1 Juta

Tips N Trik
Arus Balik Lebaran mulai Terlihat di Terminal Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran mulai Terlihat di Terminal Pulo Gebang

Niaga
Diskon Tarif Tol 20 Persen di Tol Cipali Berlaku Sampai Hari Ini

Diskon Tarif Tol 20 Persen di Tol Cipali Berlaku Sampai Hari Ini

News
[POPULER OTOMOTIF] Kecelakaan, Gran Max Habis Dipereteli Warga Tersisa Bodi dan Rangka | Penurunan Arus Mudik Lebaran 2025: Analisis Data dan Penyebabnya | Update Info Jalur Puncak Bogor, One Way dari

[POPULER OTOMOTIF] Kecelakaan, Gran Max Habis Dipereteli Warga Tersisa Bodi dan Rangka | Penurunan Arus Mudik Lebaran 2025: Analisis Data dan Penyebabnya | Update Info Jalur Puncak Bogor, One Way dari

Feature
Laporan Langsung Arus Balik di Tol Trans Jawa: Arus Padat One Way

Laporan Langsung Arus Balik di Tol Trans Jawa: Arus Padat One Way

News
JBA Investigasi Penyebab Kebakaran 18 Mobil Lelang di Banjarmasin

JBA Investigasi Penyebab Kebakaran 18 Mobil Lelang di Banjarmasin

News
Arus Balik, One Way Arah Jakarta Berlaku dari Km 219 Tol Palimanan-Kanci

Arus Balik, One Way Arah Jakarta Berlaku dari Km 219 Tol Palimanan-Kanci

News
Kenali Jenis Kerusakan Ban Mobil yang Tak Bisa Lagi Ditambal

Kenali Jenis Kerusakan Ban Mobil yang Tak Bisa Lagi Ditambal

Tips N Trik
Gejala Kopling Mobil Manual Mulai Habis dan Harus Diganti

Gejala Kopling Mobil Manual Mulai Habis dan Harus Diganti

Tips N Trik
Arus Balik Mulai Padat, Contraflow di Tol Japek Berlaku dari Km 70

Arus Balik Mulai Padat, Contraflow di Tol Japek Berlaku dari Km 70

News
Pebalap Indonesia Raih Waktu Tercepat di FP1 Lamborghini Super Trofeo Asia 2025 di Sydney

Pebalap Indonesia Raih Waktu Tercepat di FP1 Lamborghini Super Trofeo Asia 2025 di Sydney

Sport
Bahaya Tidur di Dalam Mobil yang Berhenti dengan Mesin Hidup

Bahaya Tidur di Dalam Mobil yang Berhenti dengan Mesin Hidup

Feature
Ini Hak Konsumen Saat Titip Parkir Kendaraan

Ini Hak Konsumen Saat Titip Parkir Kendaraan

Feature
ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2025 Bisa Disanksi

ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2025 Bisa Disanksi

News
Video Keluhan Pemilik Chery J6, Ban Pecah padahal Mobil Baru Tiga Hari

Video Keluhan Pemilik Chery J6, Ban Pecah padahal Mobil Baru Tiga Hari

News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau