Senin, 20 Oktober 2014

Otomotif


Mari Membuat Kabin Mobil Lebih Senyap

Penulis: Aris F. Harvenda | Kamis, 20 September 2012 | 06:01 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Aris F. Harvenda

    Peredam ditempel pada dek

  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Aris F. Harvenda

    Lokasi penyimpanan ban cadangan tetap harus dipasangi peredam

  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Aris F. Harvenda

    Pintu ikut dipasang peredam untuk meminimalisasi suara dari luar

  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Aris F. Harvenda

    Pemasangan harus dilakukan dengan hati-hati dan jangan ada celah

Jakarta, KompasOtomotif — Kabin yang senyap dianggap penting oleh sebagian pemilik mobil, khususnya mereka yang senang mendengar audio berkualitas. Kenyataannya, tidak semua mobil punya kabin senyap, kecuali yang berharga di atas Rp 300 juta. 

Nah, untuk mendapatkan kabin yang senyap, Andrie Widjaja, penggawa Bassindo di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, memberikan tips. Menurutnya, bisa mengurangi kebisingan sampai 40 persen.

Sumber suara
"Sebenarnya tak perlu melapisi seluruh mobil dengan peredam. Sesuaikan dengan kebutuhan dan cukup menutup sumber kebisingan," terang Andrie. Misal, jika suara bajaj atau sepeda motor terdengar lebih keras, peredam cukup dipasang di dinding pintu bagian dalam. Kalau suara berisik tersebut datang dari mesin, memasang peredam di dinding pembatas ruang mesin dan kabin (firewall). Kalau suara berasal dari gesekan ban dan knalpot, berarti berasal dari lantai. 

Pilihan peredam berdasarkan material ada dua macam, yaitu dari aspal atau sejenis dodol (rubber jelly). Bedanya, aspal lebih kaku dan memerlukan pemanas dan lem untuk menempelkannya. Sedangkan jenis dodol lebih fleksibel, tak perlu perekat. Hebatnya lagi, sudah dilapisi dengan aluminium foil yang berfungsi meredam panas. Untuk harga, aspal lebih murah sekitar Rp 90.000 dan dodol Rp 150.000 per lembar. Untuk satu mobil membutuhkan 30 lembar.

Pemasangan
Proses pemasangan peredam jenis dodol menghabiskan waktu 9 jam. Langkah pertama adalah melepas seluruh jok dari lantai, konsol, dan semua pengait yang menempel di karpet. Dasbor tidak perlu dilepas untuk pemasangan di firewall. Angkat karpet jok hingga terlihat dek. Lakukan secara perlahan dan hati-hati agar kabel tidak terputus. Untuk pintu, trim dicopot terlebih dahulu dan hafalkan posisi beberapa kabel yang harus disamping ke trim.

Langkah selanjutnya, membersihkan permukaan yang akan ditempeli peredam. Terutama kotoran yang mengandung unsur minyak atau gemuk. Lalu lepaskan pelapis kertas yang menempel di lembaran dodol. Tempelkan dengan cermat dan rapat ke permukaan yang akan dilapisi. Untuk pintu, ditempel di lubang dan bukan di dinding. Pemasangan peredam di firewall dimulai dari bagian bawah dasbor.

Setelah semua peredam dipasang, pasang kembali karpet dan bagian lain, seperti konsol boks dan jok. Jangan lupa mengaitkan kembali dan memasang mur-baut atau sekrup di konsol boks dan jok. Perhatikan pula posisi kabel-kabel agar tidak berserakan dan kembali ke posisi awal.


Editor : Zulkifli BJ