Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hadapi Pengendara Nakal, Polda Metro Jaya Perkuat ETLE Mobile

Kompas.com - 04/11/2022, 19:01 WIB
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Kebijakan penarikan surat tilang manual membawa konsekuensi baru di jalan raya. Pelanggar lalu-lintas meningkat, karena merasa polisi tidak menilang dan hanya memberi teguran.

Menanggapi hal tersebut, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman, mengatakan, petugas di lapangan tetap menindak pelanggar jalan raya namun terkait tilang yang berlaku elektronik alias ETLE.

Baca juga: Atasi Pasokan Cip Semikonduktor, Honda Indonesia Kembangkan Cip Baru

Anggota Satlantas Polres Sumenep saat memantau pelanggaran lalu lintas melalui kamera pengintai dengan sistem tilang elektronik (e-tilang) atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Selasa (1/11/2022). Polres Sumenep Anggota Satlantas Polres Sumenep saat memantau pelanggaran lalu lintas melalui kamera pengintai dengan sistem tilang elektronik (e-tilang) atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Selasa (1/11/2022).

"Tetap dilakukan penindakan, apabila menemukan itu pasti ditindak oleh anggota. Jadi anggota menindak meningatkan. Kalau masalah tilang, tilang elektronik yang bekerja," kata Latif kepada wartawan di Jakarta, Jumat (4/11/2022).

"Jadi anggota ketika melihat itu akan menegur, memberikan saran, imbauan karena jadi kalau tilang menggunakan tilang elektronik. Anggota akan melakukan teguran, imbauan, sosialisasi kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran, mengingatkan demi keselamatan," kata dia.

Latif mengatakan, untuk menegakkan peraturan pihaknya akan memperkuat ETLE Mobile. Sebab ETLE Mobile akan menjangkau wilayah lebih luas.

Baca juga: Cara Melepas Ban Serep Toyota Rush Model Lama dengan Benar

Salah satu kamera tilang elektronik yang berada di Jalan Pattimura, Kota Ambon, Maluku.KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY Salah satu kamera tilang elektronik yang berada di Jalan Pattimura, Kota Ambon, Maluku.

"Itu nanti alat-alat yang itu (ETLE Mobile) bisa kami gunakan untuk itu tapi kan ini sedang proses. Yang ditemukan tadi di jalan seperti itu pasti akan ditindak tapi dengan teguran," kata Latif.

"Anggota lantas tetap di jalan. Mereka melakukan pengaturan, penjagaan tetap ada tersebar kita. Tapi penindakan tilang dengan elektronik tapi teguran-teguran secara lisan secara peringatan secara imbauan tetap kita lakukan," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.