Kompas.com - 21/06/2022, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Karpet mobil memiliki banyak fungsi, salah satunya sebagai penunjang kenyamanan di dalam kabin.

Namun, pemilihan dan pemasangannya tak boleh asal, karena ada risiko yang cukup fatal bila sampai mengabaikannya. 

Perlu diketahui, tak sedikit kasus kecelakaan seperti tabrakan, dipicu akibat keceroban pengendara yang mengabaikan posisi pemasangan karpet.

Dampaknya bisa mengganggu pengendalian mobil, dan akan fatal bila sampai mengganjal pedal gas karena membuat laju mobil tak bisa dihentikan. 

Baca juga: Viral Video Mobil Tabrak Wanita dan Balita, Diduga Salah Injak Pedal

Menginjak gas pada mobilPokPak05 Menginjak gas pada mobil

Kondisi tersebut biasanya terjadi bukan karena pemasangan karpet yang asal saja, tapi juga pemilik mobil yang salah memilih model desain karpet sehingga tak memperhatikan celah ruang gerak bebas pedal gas, rem, dan kopling. 

"Karpet variasi di pasaran banyak yang tidak pas dengan ukuran standar. Ukuran kekecilan tanpa sepengetahuan pengemudi kadang-kadang ngangkat sendiri," ucap Sony Susmana Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI)  kepada Kompas.com, Senin (20/6/2022). 

Jenis-jenis bahan material karpet dasar, lanjut Sony, tidak jadi masalah yang meningkatkan risiko kecelakaan.

 

Hanya saja, model karpet berbahan beludru secara teori bisa lebih aman karena efektif menyerap air yang bisa menyebabkan pedal gas, rem atau kopling licin. 

Baca juga: Pengendara Motor Dilarang Gunakan Sandal Jepit, Ini Kata Pakar UGM

Sony mengatakan, barang-barang bawaan juga bisa membahayakan keselamatan karena jika ada botol atau kaleng minuman di taruh bawah dasbor bisa menganggu kerja pedal-pedal kemudi.

Menginjak pedal gas pada mobilZulfana K. Rijal Menginjak pedal gas pada mobil

"Posisi barang bawaan di kabin mobil harus benar-benar rapi, salah sedikit saja tau-tau ada botol jatuh bisa gagal fokus. Kalau jatuh ke bawah kolom stir bisa menyebabkan kecelakaan," ungkapnya. 

Karena itu, Sony menyarankan para pengemudi mobil untuk bisa mengatur tata ruang kabin mobil jika membawa barang-barang. Selain risiko kecelakaan bukan tidak mungkin malah justru memancing tindak kejahatan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.