Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/01/2022, 18:02 WIB
Gilang Satria,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang kompetisi modifikasi Yamaha Yard Built Indonesia kembali digelar. Kali ini mengajak empat bulider dari Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Salah satu peserta Yamaha Yard Built kali ini, Denny Andrean “Jandro” (Disaster 13), asal Semarang, Jawa Tengah, merancang konsep genre chopper bernama “Pancaka.”

Baca juga: Tes Pramusim MotoGP 2022 Dimulai Bulan Depan, Apa Fungsinya?

Denny Andrean ?Jandro? (Disaster 13), asal Semarang, JawaTengah, merancang konsep genre chopper bernama ?Pancaka.?Foto: Yamaha Denny Andrean ?Jandro? (Disaster 13), asal Semarang, JawaTengah, merancang konsep genre chopper bernama ?Pancaka.?

”Setelah mengamati motor XSR 155 secara detail, saya langsung terbayang akan seperti apa nanti hasil modifikasinya dengan memilih konsep jenis chopper," katanya dalam rilis resmi, Kamis (27/1/2022).

Jandro tertantang melakukan modifikasi XSR 155 dengan gaya genre chopper. Bertolak belakang dengan desain asli XSR 155 yang bergenre roadster.

"Saya tetap menggunakan long fork agar karakter choppernya tetap ada,” jelas Jandro.

Baca juga: Kenali Waktu dan Ritual Membersihkan Rantai Motor yang Benar

Yamaha XSR 155Dok. YIMM Yamaha XSR 155

Builder muda yang telah menekuni utak-atik motor sejak sekolah di bangku SMK di Semarang ini, merasa program ini merupakan kesempatan istimewa untuk berkreasi sesuai ide dan keinginannya.

”Ini akan menjadi satu-satunya motor XSR 155 yang saya modifikasi dengan konsep ini. Motor ini juga saya ubah untuk dipergunakan sehari-hari, karena saya suka modelnya juga,” kata Jandro.

Jandro mengatakan, ketika sudah jadi dia ingin mengendarai XSR 155 chopper ini untuk touring ke Bali. Tapi melihat juga situasi dan kondisi di masa pandemi ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com