Penjualan Mobil Mei 2021 Melambat, Ini Alasannya

Kompas.com - 13/06/2021, 09:21 WIB
Pengunjung melihat mobil-mobil yang dipamerkan pada pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengunjung melihat mobil-mobil yang dipamerkan pada pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, realisasi penjualan mobil di dalam negeri pada Mei 2021 mengalami perlambatan hingga 30,5 persen dibandingkan satu bulan sebelumnya.

Hal ini sejalan dengan berbagai aspek yang mempengaruhi, seperti berkurangnya diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) jadi 50 persen serta hari kerja yang lebih sedikit.

"Memang ada penurunan karena hari kerja sedikit. Ini umum terjadi di bulan-bulan Lebaran atau sejenis yang banyak hari liburnya," kata Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto belum lama ini.

Baca juga: Gaikindo Bilang Diskon PPnBM Tepat Sasaran

 Ilustrasi penjualan mobil. (Dok. Shutterstock) Ilustrasi penjualan mobil.

Ia percaya bahwa tren penjualan akan kembali meningkat dan bisa mencapai target tahunan asosiasi, yakni 750.000 unit. Apalagi, ada rencana pemerintah untuk memperpanjang relaksasi PPnBM.

Secara rinci, penjualan wholesales (pabrik ke diler) mobil nasional per Mei 2021 ialah 54.815 unit. Turun 30,5 persen dari pencapaian pada April 2021 yang berhasil mencapai 78.908 unit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara untuk penjualan ritel, minus 19,3 persen secara bulanan yaitu dari 74.499 unit menjadi 64.175 unit. Secara umum, torehan ini berbanding lurus dengan terkoreksinya hampir seluruh merek mobil.

Meski begitu, dibandingkan periode yang sama tahun lalu capaian penjualan tersebut masih lebih tinggi sampai 1.397 persen. Kala itu industri otomotif sangat merosot karena pandemi Covid-19.

Baca juga: Ini Daftar 10 Mobil Terlaris pada Mei 2021, Xpander Paling Banyak

Pekerja membersihkan mobil di area stan Honda saat pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pekerja membersihkan mobil di area stan Honda saat pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Adapun secara akumulasi, penjualan wholesales mobil di pasar domestik telah mencapai 320.749 unit, naik 29,17 persen secara tahunan atau dari 248.309 unit.

Untuk penjualan Januari-Mei 2021 secara ritel pun demikian, naik 23,6 persen atau dari 260.722 unit menjadi 322.128 unit.

"Melihat perkembangan penjualan mobil sampai saat ini, sangat baik. Memang, belum bisa mencapai normal karena Januari-Februari 2021 kemarin masih cukup rendah. Tetapi kami yakin hingga akhir tahun dapat mencapai target yaitu 750.000 unit," kata Sekertaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara kepada Kompas.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.