Honda Optimis Vaksin Covid-19 Bawa Efek Positif ke Penjualan

Kompas.com - 05/02/2021, 18:48 WIB
Penjualan Honda BeAT di Jawa Barat Penjualan Honda BeAT di Jawa Barat
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Astra Honda Motor (AHM) optimistis pengadaan vaksin Covid-19 merupakan hal positif, dan punya efek domino ke depan bakal meningkatkan penjualan.

Wakil Presiden Direktur Eksekutif AHM Johannes Loman, mengatakan, pengadaan vaksin diharapkan dapat mengakhiri pandemi Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: 10 Tahun di Indonesia, Honda PCX Nyaris Terjual 700 Ribu Unit

"Kalau kita lihat secara sejarah, pandemi akan selesai setelah ditemukan vaksin. Kami gembira vaksin sudah ditemukan dan gembira Indonesia mulai melakukan vaksin, dan cepat diaplikasikan," kata Loman saat peluncuran daring, Jumat (5/2/2021).

Honda PCX 160 meluncur di ThailandAP Honda Honda PCX 160 meluncur di Thailand

"Sewajarnya jika tidak ada pandemi, ekonomi akan menguat dan tumbuh, dengan eknomi tumbuh dibutuhkan mobilitas, dan pasti akan mempengaruhi penjualan di Indonesia," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melihat data penjualan tahun lalu, pada 2020 realiasi penjualan motor nasional merupakan yang terburuk sejak 2017. Pada 2020 penjualan motor turun drastis sebesar 43,57 persen dari 2019.

Penjualan wholesales motor pada 2020 sebesar 4.361.008 unit. Dengan rincian penjualan domestik sebesar 3.660.616 unit dan ekspor sebesar 700.392 unit.

All New Honda CBR150RKOMPAS.com/Gilang All New Honda CBR150R

Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia ( AISI) mengatakan, target penjualan domestik tahun 2021 naik 11-15 persen dari 2020

"Target kami tahun ini 4-4,3 juta unit. Kalau 4 juta unit berarti naik sekitar 11 persen, kalau 4,3 juta sekitar 15 persen," kata Sigit kepada Kompas.com, Senin (25/1/2020).

Baca juga: Komparasi All New PCX 160 dan Yamaha Nmax 155, Mana Lebih Unggul?

Sigit mengatakan, penentuan target tersebut cukup sulit mengingat kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang belum selesai.

All New Honda Scoopy KOMPAS.com/Gilang All New Honda Scoopy

"Sulit sebetulnya. Tapi kami melihat kalau pemerintah menargetkan GDP 5 persen, kami yakin target tersebut bisa tercapai," katanya.

Sigit berharap, selain pertumbuhan ekonomi yang lancar pengadaan vaksin Covid-19 juga jadi stimulus positif untuk mendongkrak penjualan.

"Soal vaksin kita lihat pemerintah ini. Selain itu juga kita lihat lembaga pembiayaan. Tapi yang paling berpengaruh yaitu faktor satu dan dua," kata Sigit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X