Ini yang Terjadi jika Mobil Mesin Diesel Diisi BBM Jenis Bensin

Kompas.com - 24/02/2020, 09:32 WIB
Mesin diesel 1.3L pikap Sokon import dari Italia. Mesin diesel 1.3L pikap Sokon import dari Italia.
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com- Kesalahan dalam pengisian bahan bakar minyak (BBM) pada mobil, bisa saja terjadi. Entah karena pengemudi kurang konsentrasi atau disebabkan oleh faktor lainnya.

Ketika melakukan pengisian BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) ternyata salah dalam mengisi jenis bahan bakar.

Misalkan mobil dengan mesin diesel diisi menggunakan jenis bensin bukan solar. Kesalahan dalam pengisian ini tentunya termasuk fatal.

Mengingat untuk mobil dengan mesin diesel wajib menggunakan bahan bakar jenis solar. Seperti diketahui setiap mobil sudah dirancang sedemikian rupa termasuk dalam pemakaian jenis bahan bakar.

Baca juga: Ini Penyebab Mobil Mesin Diesel Masuk Angin

Jenis bahan bakar ini tentunya juga sudah disesuaikan dengan sistem kerja mesin itu sendiri.

Petugas SPBU Shell mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Shell V-Power ke mobil BMW 520i Luxury saat acara flag-off dari BMW Driving Experience di SPBU Shell, Jalan Gatot Subroto, Menteng Dalam, Jakarta, Senin (12/3/2018). Program BMW Driving Experience merupakan kegiatan untuk menempuh lima kota besar sejauh 900 kilometer dengan mengendarai BMW Seri 5, salah satunya BMW 520i Luxury yang memiliki mesin 4-silinder BMW TwinPower Turbo serta memakai bahan bakar berkualitas.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Petugas SPBU Shell mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Shell V-Power ke mobil BMW 520i Luxury saat acara flag-off dari BMW Driving Experience di SPBU Shell, Jalan Gatot Subroto, Menteng Dalam, Jakarta, Senin (12/3/2018). Program BMW Driving Experience merupakan kegiatan untuk menempuh lima kota besar sejauh 900 kilometer dengan mengendarai BMW Seri 5, salah satunya BMW 520i Luxury yang memiliki mesin 4-silinder BMW TwinPower Turbo serta memakai bahan bakar berkualitas.

Service Advisor (SA) Astra Isuzu Solo, Jawa Tengah (Jateng) Haryanto menjelaskan, jika kesalahan pengisian bahan bakar terjadi pada mobil diesel efeknya bisa cukup parah. Hal ini karena bisa saja merusak komponen vital pada mobil tersebut.

“Jika salah dalam melakukan pengisian bahan bakar dan mobil diesel diisi dengan bensin sebaiknya segera matikan mesin,” katanya kepada Kompas.com, Senin (24/2/2020).

Dalam kondisi tersebut, Haryanto menyarankan agar pengemudi tidak memaksakan mobil untuk terus dihidupkan atau bahkan dikendarai.

Baca juga: Arti Istilah Masuk Angin pada Mobil Mesin Diesel

Bahkan jika perlu, mobil langsung ditowing menuju bengkel terdekat untuk dilakukan pemeriksaan sekaligus penanganan secara cepat.

“Jangan dipaksa untuk jalan, segera towing ke bengkel karena mesin diesel yang dihidupkan dengan campuran bensin akan sangat merusak komponen,” ucapnya.

Ilustrasi perbaikan mobil Toyota di diler resmi.TAM Ilustrasi perbaikan mobil Toyota di diler resmi.

Menurutnya, kerusakan pada komponen mobil diesel sangat mungkin terjadi mengingat bahan bakar bensin tidak mengandung zat pelumas seperti pada solar.

Sehingga, komponen penting pada mobil diesel bisa mengalami kerusakan. Bahkan harus dilakukan penggantian dengan yang baru jika memang komponen tersebut sudah tidak bisa diperbaiki lagi.

“Bisa saja kerusakan terjadi pada Injection pump (bosh pomp) dan nozzle, karena kedua komponen tersebut berputar dan bergerak dengan mengandalkan pelumas yang terkandung dalam solar,” katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X