Beli Motor Trail Kompetisi Bekas, Jangan Berpatokan pada Kilometer

Kompas.com - 28/01/2020, 09:42 WIB
Kejuaraan MXGP seri ke-13 digelar di Sirkuit Mijen, Kota Semarang pada 6 hingga 8 Juli 2018 dan dihadiri 70.000 penonton. Dok. Humas Pemkot SemarangKejuaraan MXGP seri ke-13 digelar di Sirkuit Mijen, Kota Semarang pada 6 hingga 8 Juli 2018 dan dihadiri 70.000 penonton.

JAKARTA, KOMPAS.com - Membeli sepeda motor bekas bisa jadi alternatif untuk menyalurkan hobi dengan harga relatif lebih terjangkau. Namun, bicara untuk status motor trail kompetisi bekas, jangan jadikan jarak tempuh kilometer jadi acuannya.

Motor trail kompetisi memiliki spesifikasi yang berbeda dengan motor trail biasa, meskipun kapasitas mesinnya sama. Sebab, motor trail kompetisi penggunaannya lebih ekstrem.

Perawatannya pun juga berbeda untuk motor trail dengan mesin SE ( Special Engine) tersebut. Setidaknya, harus dilakukan setiap kali dipakai bermain di tanah.

Baca juga: Mau Beli Motor Trail Kompetisi, Lihat Pilihannya dari APM dan Importir

Andi Lupus, Manajer Tim RPD MX, mengatakan, perawatan motor khusus ini sebetulnya tidak sulit. Setiap habis main di tanah, paling saringan udara dibersihkan.

Kroser MXGP dari tim Merah Putih seusai mencoba lintasan yang berlokasi di belakang GOR Sahabudin Pangkal Pinang.KOMPAS.com/HERU DAHNUR Kroser MXGP dari tim Merah Putih seusai mencoba lintasan yang berlokasi di belakang GOR Sahabudin Pangkal Pinang.

"Selain itu, rantai juga dibersihkan. Biasanya kan ada tanah yang menyangkut," ujar Andi, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Andi menambahkan, oli mesin juga perlu diganti. Namun, berbeda dengan motor trail biasa, penggantian oli dilakukan bukan berdasarkan jarak tempuh atau kilometer.

Baca juga: Jangan Asal Beli, Kenali Beda Motor Trail Biasa dan Tipe Kompetisi

"Kalau motor dengan mesin SE, yang dipakai adalah jam atau lama mesin dihidupkan. Kalau saya, biasanya tiga sampai empat kali latihan, baru ganti olinya," kata Andi.

Umumnya, penggantian oli mesin dilakukan setelah 15 jam sekali. Untuk berapa liter olinya, tergantung dari kapasitas mesinnya. Tapi, tidak jauh berbeda dengan motor sport.

Selain itu, Andi juga menambahkan, angin palsu pada suspensi depan juga perlu dibuang setelah motor digunakan.

Jadi, kalau berminat membeli motor trail kompetisi bekas, wajib memeriksa komponen-komponen tersebut, ketimbang berpatokan pada kilometer. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X