Beli Motor Trail Kompetisi Bekas, Jangan Berpatokan pada Kilometer

Kompas.com - 28/01/2020, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Membeli sepeda motor bekas bisa jadi alternatif untuk menyalurkan hobi dengan harga relatif lebih terjangkau. Namun, bicara untuk status motor trail kompetisi bekas, jangan jadikan jarak tempuh kilometer jadi acuannya.

Motor trail kompetisi memiliki spesifikasi yang berbeda dengan motor trail biasa, meskipun kapasitas mesinnya sama. Sebab, motor trail kompetisi penggunaannya lebih ekstrem.

Perawatannya pun juga berbeda untuk motor trail dengan mesin SE (Special Engine) tersebut. Setidaknya, harus dilakukan setiap kali dipakai bermain di tanah.

Baca juga: Mau Beli Motor Trail Kompetisi, Lihat Pilihannya dari APM dan Importir

Andi Lupus, Manajer Tim RPD MX, mengatakan, perawatan motor khusus ini sebetulnya tidak sulit. Setiap habis main di tanah, paling saringan udara dibersihkan.

Kroser MXGP dari tim Merah Putih seusai mencoba lintasan yang berlokasi di belakang GOR Sahabudin Pangkal Pinang.KOMPAS.com/HERU DAHNUR Kroser MXGP dari tim Merah Putih seusai mencoba lintasan yang berlokasi di belakang GOR Sahabudin Pangkal Pinang.

"Selain itu, rantai juga dibersihkan. Biasanya kan ada tanah yang menyangkut," ujar Andi, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Andi menambahkan, oli mesin juga perlu diganti. Namun, berbeda dengan motor trail biasa, penggantian oli dilakukan bukan berdasarkan jarak tempuh atau kilometer.

Baca juga: Jangan Asal Beli, Kenali Beda Motor Trail Biasa dan Tipe Kompetisi

"Kalau motor dengan mesin SE, yang dipakai adalah jam atau lama mesin dihidupkan. Kalau saya, biasanya tiga sampai empat kali latihan, baru ganti olinya," kata Andi.

Umumnya, penggantian oli mesin dilakukan setelah 15 jam sekali. Untuk berapa liter olinya, tergantung dari kapasitas mesinnya. Tapi, tidak jauh berbeda dengan motor sport.

Selain itu, Andi juga menambahkan, angin palsu pada suspensi depan juga perlu dibuang setelah motor digunakan.

Jadi, kalau berminat membeli motor trail kompetisi bekas, wajib memeriksa komponen-komponen tersebut, ketimbang berpatokan pada kilometer. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.