Banyak yang Belum Tahu, Ini Fungsi lain Tutup Pentil

Kompas.com - 19/01/2020, 17:22 WIB
Fungsi lain dari tutup pentil adalah mengencangkan dan mengendurkan isi pentil atau core atau penahan udara pada ban. Ari PurnomoFungsi lain dari tutup pentil adalah mengencangkan dan mengendurkan isi pentil atau core atau penahan udara pada ban.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Selama ini mungkin masih banyak yang beranggapan bahwa tutup pentil hanya sebagai aksesori saja. Padahal, tutup pentil ada beberapa macam bentuknya dan juga mempunyai fungsi yang cukup vita.

Salah satunya adalah untuk mengencangkan isi pentil atau istilahnya core. On Vehicle Test PT Gajah Tunggal Tbk, Zulpata Zainal menjelaskan, bahwa core merupakan penahan agar udara di dalam ban tidak keluar sehingga ban tidak kempes.

Tutup pentil yang ada kayak semacam coakannya itu memang ada gunanya, yakni untuk membuka atau mengencangkan isi pentil atau istilahnya core,” ujar Zulpata kepada Kompas.com, kemarin.

Baca juga: Berburu Komponen Orisinal dari Kuburan Mobil

Kadang kala core tidak begitu kencang sehingga udara yang ada di dalam ban keluar secara perlahan. Maka dari itu, pabrikan membuatkan tutup pentil yang mempunyai fungsi untuk mengencangkan core.

Core adalah penahan udara agar tidak keluar dari pentil,” ucapnya.

Model tutup pentil yang sering dijumpai saat ini berbentuk tumpulAri Purnomo Model tutup pentil yang sering dijumpai saat ini berbentuk tumpul

Hanya saja, lanjut Zulpata, sekarang ini tutup pentil yang mempunyai coakan sudah sangat jarang ditemukan. Kebanyakan tutup pentil hanya berbentuk tumpul sehingga tidak bisa digunakan untuk mengencangkan core.

“Sekarang kebanyakan tutup pentil bentuknya polos, tidak ada kuncian buat mengencangkan core,” katanya.

Sehingga, jika pemilik kendaraan yang ingin mengalami kejadian core kendur harus membeli kuncian sendiri.

“Kalau untuk mengencangkan core banyak yang terbuat dari kuningan dan bukan plastik, itu lebih kuat dari tutup pentil,” katanya.

Baca juga: Berkaca dari Kasus BMW, Jangan Sepelakan Bahaya Laten Aquaplaning

Zulpata pun menyarankan agar pemilik kendaraan menjaga tekanan udara pada ban. Ini bertujuan untuk menjaga keawetan ban dan juga mengantisipasi ban mudah bocor.

Menurutnya, selama ini banyak pengendara yang kurang memperhatikan tekanan udara ban. Sehingga, ban lebih cepat rusak atau mengalami kebocoran.

Isi pentil atau sering disebut core yaitu penahan udara pada ban sehingga ban tidak cepat kempes.ilustrasi Isi pentil atau sering disebut core yaitu penahan udara pada ban sehingga ban tidak cepat kempes.

Salah satu cara menjaga kondisi ban adalah dengan memberikan tekanan udara ban sesuai dengan placard yang ada pada kendaraa, terutama pada sepeda motor. 

Selama ini setiap sepeda motor pastilah ada placard untuk menentukan tekanan udara pada ban. Baik saat kendaraan digunakan sendiri maupun saat digunakan untuk berboncengan.

“Kalau kita menyesuaikan tekanan udara ban dengan yang direkomendasikan pabrik motor atau seperti yang ada pada placard itu akan aman,” ucapnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X