Jangan Paksakan Berkendara saat Hujan Deras Plus Angin Kencang

Kompas.com - 29/12/2019, 18:06 WIB
Papan reklame di Cengkareng yang roboh akibat hujan deras pada Sabtu (28/12/2019) siang Humas Damkar Jakbar Papan reklame di Cengkareng yang roboh akibat hujan deras pada Sabtu (28/12/2019) siang

JAKARTA, KOMPAS.com – Bagi pengendara sepeda motor, menerobos hujan lebat bukan merupakan suatu langkah yang aman.

Ketika sedang berada di perjalanan dengan posisi hujan, potensi terjadinya kecelakaan seperti tertimpa pohon maupun benda keras lain mungkin terjadi.

Selain itu, walaupun pengendara motor sudah menggunakan peralatan hujan dengan lengkap, sebaiknya jangan melanjutkan perjalanan ketika hujan lebat apalagi disertai angin, usahakan sebelum hujan turun pemotor urungkan niat untuk bepergian.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) ketika dihubungi otomotif KOMPAS.com, Sabtu (28/12/2019), di Jakarta, mengatakan, saat ini seperti yang kita tahu bahwa cuaca sedang abu-abu.

Artinya, hujan tidak hanya sekedar hujan, namun disertai angin, pengendara khususnya motor harus lebih hati-hati.

Baca juga: Ingat Lagi, Dampak dari Malas Cuci Motor di Musim Hujan

“Seharusnya ketika sudah mulai terlihat akan turun hujan yang lebat dan berskala tinggi, sebaiknya pengendara apapun urungkan niat untuk jalan, apalagi bagi pengendara motor,” ucap Sony.

Bagi pemotor, ketika sudah terlanjur berada di perjalanan dan hujan turun, jangan bereduh di bawah pohon ataupun di halte yang semi permanen, lanjut Sony. Lebih baik berteduh di tempat yang memiliki konstruksi bangunan yang kokoh seperti ruko, ataupun minimarket.

“Jangan sampai meneduh di bawah pohon, penerangan jalan, ataupun bangunan-bangunan yang sifatnya tidak kokoh, karena apabila datang embusan angin kencang, kemungkinan besar benda tersebut bisa jatuh,” ujarnya.

Hujan Deras Menggenangi Ruas Jalan Protokol Depok, Jumat (27/12/2019)KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARI Hujan Deras Menggenangi Ruas Jalan Protokol Depok, Jumat (27/12/2019)
Pada kesempatan berbeda, Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, ketika musim hujan, pengendara motor perlu waspada terhadap ancaman tertimpa benda keras dari sisi atas seperti reklame, lampu penerangan jalan dan juga pohon.

Cara menyikapinya, sebaiknya jangan lakukan perjalan ketika akan turun hujan lebat atau badai, apalagi pengendara motor, lanjut Jusri.

“Bilamana terpaksa untuk mengemudikan sepeda motor, pastikan perlengkapan yang dibawa pada saat hujan sudah lengkap, jangan gunakan jas hujan model ponco, karena dapat membahayakan keselamatan karena bisa masuk kedalam celah roda atau menutupi lampu rem belakang ketika berboncengan,” ujar Jusri.

Kemudian bagi pemotor jangan berhenti ditempat yang tidak aman, misalnya di bawah pohon, reklame dan lain-lain yang berpotensi terjatuh.

Baca juga: 5 Kebiasaan Nyeleneh Biker Indonesia Ketika Hujan

Lebih lanjut, Agus Sani, Kepala Safety Riding Promotion Wahan menambahkan, ketika hujan lebat dan angin, sebaiknya pengendara motor tidak memaksakan untuk terus berjalan.

“Alangkah baiknya, pengendara motor sebelum berjalan memprediksi rute yang akan dilewati. Tujuannya, ketika cuaca sedang tak bersahabat dapat mengetahui harus berhenti ataupun berteduh dimana,” tutup Agus.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X