Ada Dispensasi buat STNK yang Habis saat Libur Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 24/12/2019, 10:42 WIB
RaziaPajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) di depan gedung Samsat Jakarta Barat, Jumat (11/8/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaRaziaPajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) di depan gedung Samsat Jakarta Barat, Jumat (11/8/2017).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilik kendaraan yang masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)-nya habis semasa periode libur Natal dan Tahun Baru 2020 tidak perlu khawatir. Sebab, kepolisian akan memberi sedikit keringanan.

Sebagaimana dikatakan Kasie STNK Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Arif Fazlurrahman, kelonggaran diberikan jika batas jatuh tempo pajak tersebut hanya hitungan hari. Artinya, tidak ada pengecualian jika pemilik sengaja menundanya hingga satu pekan lebih.

"Itu nanti ada aturannya, tapi balik ke peraturan gubernur. Kalau memang mati hitungan hari tidak masalah, ketika memang saat jatuh temponya bertepatan hari-hari besar," kata Kompol Arif kepada KOMPAS.com, belum lama ini.

Baca juga: Cara Bayar Pajak Kendaraan secara Online

Buku BPKB dan STNKKOMPAS.com/SRI LESTARI Buku BPKB dan STNK

Meski demikian, lanjut dia, pada dasarnya khusus untuk warga DKI Jakarta tidak perlu memikirkan mengenai denda pajak jika STNK mati. Sebab layanan Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) akan tetap buka walau setengah hari dan ada keringanan pajak sampai 30 Desember 2019.

"Tapi untuk wilayah DKI Jakarta sendiri sebetulnya tidak masalah, karena kan sampai 30 Desember ada keringanan pajak. Tapi untuk wilayah lain semisal Bekasi dan lainnya, saya harus cek dulu," katanya.

Baca juga: Keringanan Bayar Denda Pajak Kendaraan Segera Berakhir

IlustrasiKOMPAS.com / Aditya Maulana Ilustrasi

Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) memberikan keringanan untuk tiga jenis pajak daerah, yaitu pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor ( BBNKB), serta pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkantoran (PBB-P2).

Kebijakan ini berlaku mulai 16 September hingga 30 Desember 2019. Khusus PKB dan BBNKB, bisa dilakukan di Kantor Unit Pelayanan Unit PKB & BBN-KB atau Samsat yang berada di lokasi 5 wilayah DKI Jakarta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X