Kompas.com - 07/12/2019, 17:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comTransmisi otomatis menawarkan kemudahan yang tak dimiliki transmisi manual. Walaupun lebih praktis, pemilik mobil harus memastikan kinerjanya tetap baik. Salah satunya dengan memantau keadaan oli transmisi.

Oli dalam transmisi matik tak hanya melumasi komponen penggerak tersebut, tapi juga berfungsi mengirimkan tenaga dari mesin ke roda, hingga membuat mobil berjalan.

Terutama pada transmisi otomatis dengan torque converter ataupun dual clutch. Kurangnya oli transmisi, tentu akan berdampak pada menurunnya performa transmisi.

Baca juga: Begini Deteksi Kerusakan Transmisi Matik pada Mobil

Ilustrasi oli transmisi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi oli transmisi.

Imam Choiri alias Apre, pemilik bengkel AP Speed di Cipinang Jakarta Timur, mengatakan setidaknya ada dua penyebab berkurangnya oli transmisi matik.

“Penyebab utama oli transmisi matik berkurang adalah karena kebocoran seal,” ujarnya saat ditemui Kompas.com belum lama ini.

Seal pada transmisi matik berfungsi sebagai penyekat antara komponen yang perlu mendapat pelumasan, dan komponen yang tidak memerlukan pelumasan. Seiring dengan waktu pemakaian, seal oli menjadi getas dan tak mampu lagi menyekat oli dengan baik.

“Itu bisa kapan saja terjadi, tapi umumnya saat mobil sudah berusia cukup lama, kebocoran bisa terjadi. Otomatis kapasitas pasti berkurang,” kata Apre.

Baca juga: Cara Mudah Periksa Kesehatan pada Mobil Matik

Tuas transmisi otomatis Suzuki celerioOtomania/Setyo Adi Tuas transmisi otomatis Suzuki celerio

Di samping itu, Apre juga mengatakan jika oli bisa berkurang lantaran terlalu lama tidak diganti. Hal ini terjadi karena proses penguapan akibat panas mesin yang menjalar ke girboks.

“Karena komponen transmisi matik pasti akan mengalami panas, maka ada potensi oli transmisi menguap. Apalagi oli yang sudah lama tidak diganti juga menurun performanya, hal ini yang bikin oli makin cepat berkurang dan mengakibatkan komponen matik cepat rusak,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.