Penjualan Mobil di Oktober 2019 Masih Lesu

Kompas.com - 22/11/2019, 07:42 WIB
Ilustrasi penjualan mobil. AUTONEWSIlustrasi penjualan mobil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) mencatat, penjualan mobil di pasar domestik selama Oktober 2019 masih mengalami perlambatan.

Penjualan wholesales (dari pabrik ke diler) sepanjang Januari-Oktober 2019 tercatat 849.609 unit, turun 11,7 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebanyak 962.834 unit.

Adapun capaian secara bulanan, performa otomotif roda empat turun 9,47 persen. Yakni dari 106.079 di Oktober 2018 menjadi 96.030 unit.

Baca juga: Penjualan Mobil September 2019 Turun, Berikut Model Terlarisnya

Ilustrasi penjualan mobilStanly/KompasOtomotif Ilustrasi penjualan mobil

"Kami masih yakin di dua bulan tersisa ini, penjualan bisa mencapai target tahunan Gaikindo," ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Dari total penjualan selama sepuluh bulan tahun itu, PT Astra International Tbk sebagai pemegang pangsa pasar kendaraan terbesar juga mengalami penurunan performa sebesar 7,62 persen. Meski demikian, kontribusi Grup Astra masih berada di level 52,68 persen.

Kontributor penjualan terbesar Grup Astra berasal dari Toyota yang mampu memperbesar pangsa pasar menjadi 32,56% dari periode yang sama sebesar 30,61%. Setelah itu, ada Daihatsu dan Isuzu yang pangsa pasarnya masih konsisten seperti tahun lalu.

Ilustrasi mobil terparkir.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi mobil terparkir.

"Pasar turun, tapi kita masih yakin bisa capai target. Salah satu upaya membantu meningkatkan penjualan kita mengadakan Astra Auto Fest 2019," kata Project Leader Astra Auto Fest 2019 Gunawan Salim di keterangan resminya.

"Pada pameran ini, kita targetkan kendaraan terjual sebanyak 1.505 unit dengan rincian 100 unit untuk roda dua," ujar dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X