Antisipasi Thermal Stress pada Mobil Mesin Turbo

Kompas.com - 24/09/2019, 13:01 WIB
Daihatsu Ayla Turbo di GIIAS 2018. KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRIDaihatsu Ayla Turbo di GIIAS 2018.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Masalah thermal stress ternyata tak selamanya menjadi mimpi buruk bagi pemilik mobil turbo. Pasalnya, selama perawatan mobilnya di jaga maka kondisi tersebut bisa dihindari.

Menurut Taqwa Suryowasono selaku punggawa Garden Speed Workshop, paling utama dalam merawat mobil berteknologi turbo adalah memperhatikan masalah olinya.

Artinya, pemilik mobil tidak bolah sampai asal dalam memilih pelumas mesin kendaraannya.

Baca juga: Mengenal Masalah Thermal Stress di Mobil Turbo

"Pastikan oli mesin yang digunakan itu mendukung aplikasi turbo. Pengertiannya pelumas yang digunakan harus bisa berkontribusi pada turbo, karena salah satu fungsi oli juga membantu proses pendiginan," kata Taqwa saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/9/2019).

Ilustrasi mesin turbowww.stevemorrisengines.com Ilustrasi mesin turbo

Menurut Taqwa, sebenarnya tidak ada perbedaan oli yang digunakan pada mobil bermesin turbo dan non-turbo. Paling tidak yang harus diperhatikan adalah masalah bahan dasarnya, paling disarankan adalah jenis sintetik.

Hal ini lantaran mesin-mesin baru saat ini jauh lebih persisi sehingga membutuhkan oli dengan daya tahan panas yang tinggi. Selain itu, perkembangan pelumas saat ini juga sudah cukup modern, bahkan sampai bisa membantu efesiensi bahan bakar.

" Oli saat ini sudah tidak seperti dulu, sifatnya mengikuti perkembangan teknologi karena ada tuntutan. Saya rasa selama pengguna mobil turbo selalu memperhatikan masalah pelumas masalah thermal stress bisa dihindari, lagi pula pihak pabrikan sudah ada perhitungan, beda masalahnya bila turbo itu dipasang sendiri pada mobil yang dasarnya tidak menggunakan turbo," ujar Taqwa.

Baca juga: Fenomena Baru Otomotif, Tren Mobil Mesin Turbo

Taqwa menjelaskan bila sejatinya pihak pabrikan mobil yang saat ini mengandalkan turbo untuk mendongkrak tenaga dan sisi efesiensi, telah memiliki perhitungan masing-masing mengenai performas dari mesinnya.

Turbo di mesin Peugeot 5008 Turbo di mesin Peugeot 5008

Paling utama, semua tergantung dari bahan material masing-masing manufaktur, dan pasti antara satu pabrikan dengan pabrikan lainnya berbeda-beda. Tapi untuk masalah daya tahan, dari segi pengetesan pabrikan dengan kondisi nyata tidak bisa disamakan.

"Sampai saat ini masalah daya tahan dan hal lain terkait teknis hanya bisa dibuktikan oleh waktu," ucap Taqwa.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X