Hindari Ban Pecah, Perhatikan Bagian Ban yang Aman Ditambal

Kompas.com - 17/09/2019, 18:42 WIB
Deretan ban dengan harga promosi ada dijajakan di salah satu gerai Planet Ban R4 Setyo Adi/OtomaniaDeretan ban dengan harga promosi ada dijajakan di salah satu gerai Planet Ban R4
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Ban merupakan komponen satu-satunya pada kendaraan yang menempel ke jalan. Kondisinya yang strategis amat berpengaruh pada stabilitas kendaraan.

Guna menjaga performanya, tekanan udara wajib dipantau secara rutin. Jika terjadi kebocoran, jangan segan untuk melakukan perbaikan atau ditambal.

“Perlu diingat tambal ban model tusuk sifatnya hanya sementara, sampai dibawa ke bengkel. Tambal ban yang baik harus dari dalam, dengen menempel tire patch atau tip top,” kata Fachrul Rozi, Customer Engineering Support PT Michelin Indonesia.

Baca juga: Jadi Pemicu Pecah Ban, Tambal Ban Model Tusuk Hanya Untuk Sementara

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Namun yang harus jadi perhatian adalah lokasi tambalan ban, menurut Rozi ada beberapa bagian yang haram untuk ditambal. Terutama bagian dinding ban dan area shoulders, atau bagian perbatasan antara tapak dan dinding ban.

“Yang aman ditambal hanya bagian telapak. Kalau yang kena dinding atau bagian pinggir ban itu tidak bisa dipakai seterusnya, hanya untuk sementara saja. Kalau sudah ketemu bengkel, ban wajib diganti,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com (17/9/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rozi mengatakan, sisi itu merupakan area ban yang paling elastis dan paling berat kerjanya. Kalau sudah terdapat tambalan, secara prosedur ban tersebut sudah tidak layak dipakai. Sebab konstruksi ban diklaim sudah berubah dan bakal berpengaruh pada performa ke depannya.

“Kalau masih tetap dipakai, ada banyak tendensinya. Salah satunya kemungkinan pecah ban sewaktu-waktu bisa saja terjadi, karena konstruksi ban yang sudah rusak sebetulnya,” ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.