Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/09/2019, 10:37 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Cepat atau lambat era kendaraan listrik akan menjadi tren. Maka salah satu hal yang harus disiapkan ialah baterai lithium ion sebagai catu daya kendaraan listrik.

Seperti dijelaskan oleh Evvy Kartini, Peneliti Senior Batan (Badan Tenaga Nuklir Indonesia) yang mengatakan, masa depan pengembangan kendaraan listrik ialah masa depan baterai lithium ion.

Baca juga: 4 Keunggulan Mobil Listrik Nissan Leaf

"Kenapa baterai lithium ion, karena baterai ini memiliki energy density (kepadatan energi) paling besar dibanding baterai yang lain," kata Evvy belum lama ini di Balai Kartini, Jakarta.

Hanya saja kelemahannya, kata Evvy, saat ini ialah masalah harga. Sebab biaya baterai lithium ion bisa mencapai 40 persen dari harga kendaraan listrik itu sendiri.

Wuling Motors masih butuh studi hadirkan mobil listrik di Indonesia.KOMPAS.com/Gilang Wuling Motors masih butuh studi hadirkan mobil listrik di Indonesia.

Evvy kemudian menekankan pentingnya Indonesia agar mampu mengolah bahan baku baterai sendiri. Sebab Indonesia punya sumber daya untuk bahan baku baterai yaitu nikel, kobalt dan mangan.

Baca juga: Menilik Isi Pabrik Esemka di Boyolali

Peraturan Presiden (Perpres) No. 55 Tahun 2019 menjadi payung hukum tentang percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) akan tersendat jika Indonesia tidak berdikari di bidang baterai.

“Kalau kita bisa, TKDN mobil listrik di sini akan tinggi sekali, nanti akan pengaruh ke harganya yang makin terjangkau juga. Bayangkan di Indonesia punya itu (pabrik baterai)," kata Evvy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.