DFSK Harap Ibu Kota Baru di Kalimantan Dipenuhi Kendaraan Listrik

Kompas.com - 26/08/2019, 18:01 WIB
DFSK Glory 560 saat dijajal di kawasan Lido, Sukabumi DFSkDFSK Glory 560 saat dijajal di kawasan Lido, Sukabumi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sokonindo Automobile ( DFSK) berharap, pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan membawa angin segar, khususnya untuk industri otomotif. Kawasan pemerintahan tersebut juga diharapkan mampu jadi parameter era kendaraan listrik.

Sebagaimana dikatakan Alexander Barus, CO-CEO PT Sokonindo Automobile saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, belum lama ini.

"Saya pikir perpindahan ibu kota itu positif karena Jakarta sudah over capacity, kapasitasnya berlebih dari desain awal. Harapan saya juga bahwa ibu kota baru nanti menjadi green city dan hanya ijinkan kendaraan listrik untuk beroperasi (berkegiatan)," ujarnya.

Ia melanjutkan, hal ini sejalan dengan tekad pemerintah untuk segera mempercepat era kendaraan listrik di Indonesia. Selain Jakarta, Kalimantan yang nantinya menjadi pusat pemerintahan punya peran penting untuk membawa nama Indonesia ke ranah global.

Baca juga: Mobil Terlaris di Calon Ibu Kota Baru Indonesia Masih Toyota Avanza

DFSK Glory E3, SUV listrik dari China DFSK Glory E3, SUV listrik dari China

Namun Barus masih enggan memaparkan kesiapan DFSK untuk menyambut rencana pemindahan ibu kota ini, termasuk tentang era kendaraan listrik di Indonesia.

Pada kesempatan terpisah, Barus pernah menyatakan bahwa pihaknya serius untuk memasuki kendaraan listrik ke Indonesia. Tetapi, untuk mengabulkannya masih perlu studi lebih lanjut dan juga kematangan Indonesia untuk melangkah ke era kendaraan listrik.

"Kami serius dalam kendaraan listrik ini. Secara teknis kami siap, tapi secara tekno ekonominya, kami belum bisa jawab. Kami juga belum bisa jawab kapannya, ini sangat kondisional terhadap apa yang diberikan pemerintah mengenai aturannya," kata dia.

Baca juga: INFOGRAFIK: Ibu Kota Baru, Kalimantan Timur

Terkait rencana ibu kota baru, Presiden RI Joko Widodo dalam konfrensi pers di Istana Merdeka, Senin (26/8/2019), mengumumkan bahwa akan menjadikan Kalimantan sebagai ibu kota menggantikan DKI Jakarta.

"Pemerintah telah melakukan kajian mendalam dan intensifkan studinya selama tiga tahun terakhir. Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur," kata Jokowi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X