[POPULER OTOMOTIF] BBM yang Dihapus Pemerintah | Motor Penyumbang Polusi

Kompas.com - 20/08/2019, 06:02 WIB
Bahan bakar minyak baru dari Pertamina, Pertalite. Febri Ardani/KompasOtomotifBahan bakar minyak baru dari Pertamina, Pertalite.

JAKARTA, KOMPAS.com - Topik awal pekan ini yang menarik perhatian masyarakat, yaitu tentang jenis bahan bakar minyak (BBM) harus dihapus pemerintah. Total disarankan empat, yaitu Premium, Pertalite, Solar 48, dan Dexlite.

Isu soal itu kemudian menyebar ke polusi udara di DKI Jakarta yang diklaim disumbangkan oleh sepeda motor. Turunannya lagi, karena dituding jadi penyebab sumber polusi udara, maka motor disarankan ke ganjil genap.

Selain itu, informasi mengenai jadwal MotoGP Mandalika juga ikut menarik minat baca masyarakat.

Penasaran seperti apa, berikut ini lima berita terpopuler di kanal Otomotif pada Senin 19 Agustus 2019:

1. 4 Jenis BBM yang Harus Dihapus Pemerintah

Pertalite resmi uji pasar di wilayah Sulawesi Utara, Sabtu (26/3/2016).Ghulam/KompasOtomotif Pertalite resmi uji pasar di wilayah Sulawesi Utara, Sabtu (26/3/2016).

Permasalahan kualitas udara di DKI Jakarta yang semakin memburuk membuat Gubernur DKI Jakarta mengeluarkan instruksi untuk menekan tingkat polusi.

Namun, di antara sekian banyak langkah yang dilakukan, tidak ada satupun yang menyinggung mengenai kualitas bahan bakar. Komite Penghapusan Bensin Bertimbal ( KPBB) mengeluarkan data, menunjukkan bahan bakar berkualitas rendah juga ikut menyumbang tingginya emisi gas buang.

Ahmad Safrudin, Direktur Eksekutif KPBB, mengatakan, sudah saatnya pemerintah menghentikan produksi dan penjualan Premium 88, Pertalite 90, Solar 48, dan Dexlite.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X