Rapor Ekspor CBU Indonesia pada Semester I 2019

Kompas.com - 05/08/2019, 07:02 WIB
Petugas memeriksa mobil Toyota Fortuner produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, yang akan diekspor melalui dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESPetugas memeriksa mobil Toyota Fortuner produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, yang akan diekspor melalui dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.


JAKARTA, KOMPAS.com - Selama semester I tahun 2019, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) mencatat ekspor mobil secara utuh ( CBU) dari Indonesia tembus sampai 136.959 unit.

Torehan tersebut naik sekitar 26.800 unit pada periode sama pada tahun lalu (110.135 unit). Berdasarkan hasil itu, Gaikindo yakin target ekspor CBU 300.000 kendaraan dari Indonesia bisa terealisasi.

"Kita melihat ekspor tumbuh dengan pesat sepanjang tahun 2019 (tumbuh hampir 20 persen dibandingkan tahun lalu). Mudah-mudahan hingga akhir tahun, target Gaikindo untuk ekspor kendaraan bisa terpenuhi," kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di GIIAS 2019, Tangerang, belum lama ini.

Berdasarkan data tersebut, ada beberapa pabrikan yang secara aktif mengirim mobil ke berbagai negara. Mulai dari Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Suzuki, hingga paling baru adalah Honda (lewat model Brio) ke Vietnam dan Filipina.

Ekspor Toyota dari Indonesia sudah berjalan selama 30 tahun, jumlah unit yang diekspor sudah menapai 1 juta unit.TMMIN Ekspor Toyota dari Indonesia sudah berjalan selama 30 tahun, jumlah unit yang diekspor sudah menapai 1 juta unit.

Berikut performa ekspor produsen otomotif di dalam negeri dalam semester pertama tahun 2019 (berdasarkan merek):

1. Toyota: 93.312 unit (termasuk mobil Toyota yang diproduksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia dan PT Astra Daihatsu Motor)
2. Mitsubishi: 24.356 unit
3. Suzuki: 12.230 unit
4. Honda: 3.691 unit (ekspor Brio mulai April - Juni 2019)
5. Hyundai: 1.531 unit
6. Hino: 1.020 unit
7. Daihatsu: 819 unit

Mitsubishi Xpander diekspor ke Filipina, Rabu (25/4/2018).FEBRI ARDANI/KOMPAS.com Mitsubishi Xpander diekspor ke Filipina, Rabu (25/4/2018).

Sedangkan untuk model mobil rakitan Indonesia yang paling laris di luar negeri, diisi oleh Mitsubishi Xpander. Mobil andalan Mitsubishi itu tercatat sudah mengirim mobilnya sebanyak 24.356 unit selama Januari-Juni 2019.

Sport Utility Vehicle (SUV) andalan Toyota, Fortuner, mengisi posisi dua dengan angka ekspor 22.071 unit. Kemudian disusul oleh Rush dengan torehan 19.226 unit.

PT Honda Prospect Motor yang kembali melakukan kegiatan ekspor ini sudah mengirimkan Brio sebanyak 3.691 unit (April-Juni 2019). Torehan itu mengalahkan Toyota Sienta yang hanya bisa mengapalkan 2.315 unit dari Januari-Juni 2019.

Honda Brio ekspor ke Vietnam dan Filipina Honda Brio ekspor ke Vietnam dan Filipina

Berikut performa ekspor produsen otomotif di dalam negeri dalam semester pertama tahun 2019 (berdasarkan model):

1. Mitsubishi Xpander: 24.356 unit
2. Toyota Fortuner: 22.071 unit
3. Toyota Rush: 19.226 unit
4. Toyota Agya: 14.664 unit
5. Toyota Avanza 13.596 unit
6. Toyota Vios 12.295 unit
7. Suzuki Ertiga 9.773 unit
8. Toyota Town Ace 4.988 unit
9. Honda Brio 3.691 unit
10. Toyota Sienta 2.315 unit

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X