Astra Pasang Target Rp 1 Triliun di GIIAS 2019

Kompas.com - 21/07/2019, 15:48 WIB
Kendaraan niaga di GIIAS 2019. Kompas.com/DonnyKendaraan niaga di GIIAS 2019.
Penulis Stanly Ravel
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Menjadi sponsor utama dalam gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Astra Financial memasang target pembiayaan cukup tinggi.

Selama 10 hari pameran GIIAS 2019, Astra Financial membidik nilai transaksi pembiayaan kredit sebesar Rp 1 tiruliun.

Project Director GIIAS 2019 yang juga Chief Marketing Officer Retail Business Asuransi Astra Gunawan Salim, menjelaskan target yang ditetapkan sama dengan pencapaian tahun lalu. Hal ini dikarenakan kondisi pasar otomotif yang masih lesu pada saat ini.

"Kondisi ekonomi lagi lesu, daya belu masyarakat turun. Apalagi tahun ini juga merupakan tahun politik yang berdampak pada menurunnya penjualan otomotif," kata Gunawan di sela-sela pameran GIIAS 2019, Sabtu (20/7/2019).

Menurut Gunawan, target pembiayaan sebesar Rp 1 triliun tersebut berasal dari sekitar 4.500 aplikasi pengajuan kredit yang terjadi selama pameran berlangsung. Meski tak mematok target yang besar, tapi dia mengaku kaget pada keramaian yang terjadi di GIIAS sejak awal pameran dimulai.

Baca juga: Banyak Mobil Baru, Gaikindo Harap Penjualan di GIIAS 2019 Naik

Animo masyarakat cukup tinggi, bahkan dianggap lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama. Hal ini dibuktikan dengan adanya enam aplikasi pengajuan pada hari pertama, sementara tahun lalu sembilan booth Astra benar-benar kosong.

"Bukan hanya di Astra Financial saja, di booth ATPM juga sudah meningkat, contoh di Daiahtsu yang pada hari pertama sudah 19 surat pemesanan kendaraan (SPK). Hal ini mungkin karena selama ini konsumen menahan diri untuk membeli mobil. Kita semua berharap ini berlanjut membaik di semester kedua, meskipun perolehan sesuai tahun lalu saja sudah bagus," kata dia.

Astra Financial di GIIAS 2019 Astra Financial di GIIAS 2019

Lebih lanjut Gunawan mengatakan akibat penurunan penjualan otomotif, sangat berdampak besar bagi asuransi Astra. Apalagi, sekitar 50 persen pendapatan asuransi Astra diperoleh dari asuransi kendaraan bermotor, sisanya 30 persen dari segmen komersial, dan 20 persen lagi dari kesehatan.

"Saat otomotif turun, ternyata kontribusi dari segmen komersial seperti properti dan alat berat, juga segmen kesehatan yang sedang naik. Makanya semester satu ini bisa tertutupi dari kenaikan kedua segmen itu," ucap Gunawan.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan (wholesales) otomotif di Semester I 2019 atau sepanjang Januari-Juni 2019 sebanyak 481.577 unit atau anjlok 14,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 553.773 unit.

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto menilai, ada dua faktor penyebab turunnya penjualan otomotif yakni pertumbuhan ekonomi tidak seperti yang diharapkan dan adanya konsentrasi masyarakat ke Pemilu 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X