Motor dengan Barang Bawaan Berlebih Bisa Membahayakan Orang Lain

Kompas.com - 11/07/2019, 08:02 WIB
Motor angkut barang Foto: AtmosferkuMotor angkut barang

JAKARTA, KOMPAS.com - Perilaku yang banyak dilakukan oleh pengendara sepeda motor, yaitu membawa barang bawaan melebihi batas atau tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Padahal sudah jelas bahwa itu akan menimbulkan efek buruk, terutama bagi keamanan dan keselamatan.

Mengenai barang bawaan di motor sudah tercantum dalam Peraturan Pemerintah No 74 tahun 2014 pada pasal 10 ayat 4 dan pasal 11. Intinya, barang yang dibawa menggunakan motor tidak boleh melebihi panjang setang kemudi, tinggi tidak melebihi 900 mm dari atas tempat duduk, panjang tidak melebihi panjang motor dan tetap memperhatikan keselamatan berkendara.

Bicara mengenai keselamatan berkendara, Instruktur keselamatan dari Rifat Drive Labs (RDL) Andry Berlianto menjelaskan, pengendara motor yang membawa barang melebihi kapasitas perlu menyadari bahwa yang dilakukannya itu dapat membahayakan pengendara atau orang lain di sekitarnya.

“Selama ini pengendara motor yang membawa barang melebihi kapasitas itu cenderung memikirkan dirinya sendiri. Mereka mencari cara murah membawa barang tetapi tidak memperhatikan efeknya pada orang lain. Motor yang overcapacity itu bisa jadi sulit dikendalikan, tidak stabil dan yang kerap tidak disadari membatasi ruang bergerak karena dimensinya yang berubah,” ucap Andry saat dihubungi Rabu (10/7/2019).

Jangan Sembarangan jika Membawa Barang di Atap Mobil

Andry menjelaskan, efek untuk pengendara lain di antaranya dapat membatasi jarak pandang ke depan. Barang bawaan yang besar itu bisa menutup jarak pandang pengendara lain bila ingin mendahului atau melihat kondisi di depan. 

Selain itu, barang bawaan dengan dimensi besar juga dapat mengganggu  pengendara lain sampai dapat menyebabkan orang lain terjatuh.

Kesulitan lain, pengendara yang membawa barang bawaan kerap tidak menyadari bahwa ada barang bawaannya yang tidak dapat melewati celah antar kendaraan. Pengendara ini lalu berhenti dan menghalangi gerak motor lainnya.

“Terakhir, barang bawaan itu berpotensi terjatuh atau terlepas. Meski mereka berkilah sudah mengikat barang bawaan dengan aman namun potensi ini bahaya bagi pengendara lain juga. Jika bertemu pengendara dengan barang melebihi kapasitas harus tingkatkan kewaspadaan dan segera menghindar dengan menjaga jarak atau melewati pengendara tersebut,” ucap Andry.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X