Atap Mobil Bisa Jebol Pasang "Roof Box" Tanpa Aturan

Kompas.com - 20/05/2019, 08:02 WIB
Roof Rail yang sudah disediakan pada SUVwww.hondapartsdeals.com Roof Rail yang sudah disediakan pada SUV

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak cara pemilik mobil untuk menyimpang barang bawaan ketika akan menumpuh perjalana mudik ke kampung halaman. Salah satu yang paling sering digunakan adalah menambah ruang kompartemen dengan memasang roof box.

Sayangnya, ketika memasang roof box, kebanyakan pemilik mobil tidak memperhatikan mengenai berapa daya maksimum atap ketika membawa barang. Karena kalau sampai berlebih, bukan hanya berbahaya tapi juga bisa merusak atap mobil.

Menurut Technical Support Manager PT Toyota Astra Moto (TAM) Didi Ahadi, pada dasarnya atap mobil memiliki daya tahan terhadap suatu beban, namun memang kadarnya berebeda-beda.

Baca juga: Cara Menghitung Bobot Maksimum Mobil Bawa Barang saat Mudik

"Baiknya balik lagi ke buku pedoman atau manual pada mobil masing-masing, untuk Toyota sendiri batas maksimum yang dianjurkan itu tidak boleh melebihi 75 kilogram (kg). Bila lebih bisa membuat atap mengalami deformasi atau perubahan bentuk, bahkan bisa jebol," ucap Didi kepada Kompas.com, Sabtu (18/5/2019).

City car juga bisa dipakai mudik, asal memperhatikan beberapa hal mengenai keselamatan.KompasOtomotif-Donny Apriliananda City car juga bisa dipakai mudik, asal memperhatikan beberapa hal mengenai keselamatan.
Saat membawa beban berlebih, maka dampaknya atap akan mengalami perubahan karena ditekan dengan beban yang tidak seharusnya dalam waktu yang cukup lama. Kondisi ini tentu membuat atap rusak, selain itu masih ada kerugian jangka pendek yang langsung terasa, yakni mobil akan terasa berat dan boros, serta hilangnya daya handling saat bermanuver.

"Akan ada pergeseran saat bermanuver, karena otomatis mobil sudah tidak normal lagi kondisinya. Jadi saat akan pasang roof box perhatikan juga barang yang dibawa, lebih baik diisi dengan yang sifatnya ringan seperti baju dan lain-lain, pilih roof box yang bentuknya pipih agar tidak mengganggu aerodinamis mobil," ujar Didi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X