Nissan Terra Mau Curi Pasar Pajero dan Fortuner

Kompas.com - 05/03/2019, 08:22 WIB
All New Nissan Terra All New Nissan Terra

JAKARTA, KOMPAS.com - Meluncur dari Agustus 2018 lalu, rupanya kehadiran Nissan Terra belum terlalu tersosialisasi. Mobil yang datang sebagai pesaing Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner ini pun diklaim baru terjual beberapa unit pada akhir tahun lalu.

Meski demikian, Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia (NMI) Isao Sekiguchi, sangat optimis nantinya Terra bisa menjadi kompetitif di segmen sport utility vehicle ( SUV) bermesin diesel tujuh penumpang yang selama ini didominasi Pajero maupun Fortuner.

"Nissan memulai perjalanan baru di Indonesia. Seperti yang diketahui, terakhir Nissan meluncurkan produk baru pada 2014, dan Terra baru saja kami luncurkan akhir tahun lalu, dan penjualan aktualnya sendiri baru didapatkan pada pertengahan Desember kemarin," kata Sekiguchi kepada wartawan saat sesi media test drive di Tangerang, Senin (4/3/2019).

Baca juga: Nissan Klaim Terra Lebih Praktis untuk Harian

Menyadari akan kekurangan tersebut, Sekiguchi menjelaskan akan mengupayakan beragam strategi agar Terra bisa bertarung dengan Fortuner maupun Pajero. Salah satunya dengan pengembangan jaringan diler serta mengenalkan Terra lebih dekat lagi ke masyarakat di Indonesia.

Secara amunisi baik dari fitur maupun tenaga, Terra sebenarnya sangat kompetitif bersaing dengan Pajero dan Fortuner. Berbekal mesin diesel turbo common rail berkubikasi 2.500 cc, Terra mampu memproduksi tenaga hingga 190 tk dan torsi 450 Nm yang tersalurkan melalui sistem transmisi otomatis tujuh penumpang.

New Nissan Terra.ISTIMEWA New Nissan Terra.
Dengan segalah kelebihan tersebut serta teknologi Nissan Intelignet Mobility yang dimiliki Terra, tidak heran bila Sekiguchi menaruh harapan agar Terra bisa berduel dengan dua kompetitor besarnya. Hanya saja, Nissan membutuhkan waktu untuk menggenalkan Terra di Indonesia.

"Sekarang kami harus merencanakan dan mendengar para mitra diler termasuk konsumen. Terra adalah SUV baru yang kami bawa sehingga kami pikir masih diperlukan komunikasi ke konsumen. Kami ingin membangun citra ketangguhan lalu fitur yang tidak didapatkan di SUV sebelumnya seperti Intelligent Rear View Monitor," ucap Sekiguchi.




Close Ads X