Ducati Tak Ingin Insiden Tabrakan Lorenzo dan Dovi Terulang

Kompas.com - 21/02/2019, 12:02 WIB
Jorge Lorenzo. MOTORSPORT.comJorge Lorenzo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jorge Lorenzo mengarungi musim 2018 dengan tidak terlalu mulus. Pebalap yang menunggangi Ducati tersebut sempat memenangi beberapa seri sebelum akhirnya terjatuh dan cedera yang membuat penampilannya menurun.

Ini juga yang membuat Sport Director Ducati MotoGP Paolo Ciabatti berkomentar terkait mantan pebalapnya tersebut. Ciabatti mengungkit peristiwa di Misano dimana Lorenzo dinilai balapan dengan sangat berisiko.

Ketika itu Lorenzo terjatuh saat di posisi kedua dan membawa rekannya Andrea Dovizioso ikut terjatuh saat di posisi pertama. Ciabatti berharap tidak akan ada lagi hal seperti ini di musim 2019.

“Kita tahu ini adalah olahraga individual, tapi kami lebih memilih para pebalap mengetahui keinginan pabrikan di kepala mereka. Tahun lalu Lorenzo menang di Mugello dan Dovi di tempat kedua. Akan sangat fantastis jika memenangi di Misano tapi Lorenzo gagal saat mengejar Dovi karena ia ingin mendapat tempat yang pertama,” ucap Ciabatti dikuti dari Motorsport.com, Kamis (21/2/2019).

Baca juga: Lorenzo Niat Pensiun Bersama Honda

Ciabatti berpendapat, jika pebalapnya berada di tempat kedua di belakang rekan satu timnya, sangat tidak masuk akal jika si pebalap mengambil resiko untuk menjadi yang pertama. Situasi seperti ini yang ingin dihindari Ducati di musim 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski demikian Ciabatti tidak ingin mengkritisi Lorenzo, sebab ia bukan lagi pebalap Ducati. Ciabatti mengungkapkan dua pebalap Ducati saat ini Dovizioso dan Petrucci memiliki satu tujuan untuk kemenangan Ducati.

Di sisi lain, Jorge Lorenzo tengah beradaptasi dengan tim barunya Repsol Honda untuk berlaga di kejuaraan MotoGP. Ia mengungkapkan dirinya sudah tidak memikirkan Ducati lagi.

Pebalap 31 tahun itu justru mengungkapkan niatan untuk pensiun bersama Honda di ajang balapan tertinggi roda dua tersebut.

Lorenzo yang sudah sembilan musim di kelas MotoGP pernah memperkuat Yamaha dan Ducati sebelum pindah ke Honda. Lorenzo mengungkapkan dirinya sempat khawatir karena kontraknya di Ducati belum diperpanjang sebelum akhirnya Honda datang meminangnya.

“Saya tidak pernah menyerah meski di waktu tersulit, saya terus bekerja. Akhirnya saya mendapat kesempatan dengan Honda yang menjadi akhir bahagia di musim 2018,” ucap Lorenzo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Motorsport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.